• Privacy Policy
  • Redaksi
  • Login
Cartenz News
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Cartenz News
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Cartenz News
No Result
View All Result
Home Politik
Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Prof Dr Intiyas Utami, SE, M.Si, Ak dan praktisi hukum dan politik Dr Josef A Nae Soi, MM bersama pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa UKSW saat kuliah umum bertema Urgensi Perlindungan Kedaulatan Negara Menurut Hukum Internasional di Fakultas Hukum UKSW Salatiga, Jawa Tengah, Senin (27/7). Foto: Istimewa

Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

Redaksi Cartenz News by Redaksi Cartenz News
July 29, 2026
in Politik
0
505
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SALATIGA, CARTENZNEWS.COM — Praktisi hukum dan politik Dr Josef A Nae Soi, MM mengajak mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cermat mengikuti dinamika geopolitik global yang kian menghangat dan dinamis belakangan. Nae Soi memulai pemaparannya dengan mengedepankan diskursus tentang rivalatas kekuatan politik unipolar versus multipolar.

“Ada dua kecenderungan yang tampak akhir-akhir ini adalah hegemoni kekuasaan oleh satu negara melawan kekuatan beberapa negara besar lainnya. Tampak ada pergeseran dari hanya satu negara adidaya menjadi beberapa negara adidaya yang berbagi pengaruh baik dalam bidang militer maupun ekonomi,” ujar Nae Soi saat kuliah umum (studium generale) bertema Urgensi Perlindungan Kedaulatan Negara Menurut Hukum Internasional di Fakultas Hukum UKSW Salatiga, Jawa Tengah, Senin (27/7).

Baca Juga

Kesbangpol Mimika Luncurkan Bimtek Aplikasi Simeno Sidak Kanda, Dorong Digitalisasi Tata Kelola Ormas

Kesbangpol Mimika Luncurkan Bimtek Aplikasi Simeno Sidak Kanda, Dorong Digitalisasi Tata Kelola Ormas

July 11, 2026
Gelar Reses di Mimika, Dewan Provinsi John Thie Tampung Aspirasi Warga: Apresiasi Sekolah Gratis Rp77,8 Miliar hingga Keluhan Transportasi Pesisir

Gelar Reses di Mimika, Dewan Provinsi John Thie Tampung Aspirasi Warga: Apresiasi Sekolah Gratis Rp77,8 Miliar hingga Keluhan Transportasi Pesisir

June 26, 2026

Menurut Nae Soi, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023, pergeseran geopolitik yang sangat dinamis ini berdampak pada perubahan pada lanskap global. Masyarakat global dihadapkan pada konflik bersenjata yang berkepanjangan, perang dagang yang keras, perubahan iklim yang meluas, dan disrupsi teknologi.

20260321 Idul Fitri DPRK Adolina Magal

Rapuhnya tatanan dunia ini, lanjut Nae Soi, disebabkan oleh karena melemahnya kepatuhan terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, meningkatnya eskalasi konflik bersenjata, dan penerapan hukum internasional secara selektif oleh negara besar. Selain itu, terkait privelese hak veto yang dimilikki oleh beberapa negara tertentu.

“Isu-isu ini penting untuk dieksplorasi lebih lanjut oleh para mahasiswa dan akademisi sebagai generasi muda dalam mempertahankan kedaulatan negara dan bisa memposisikan kedaulatan itu di tengah rivalitas global. Saya juga mengajak mahasiswa peka dan tetap mencermati dinamika geopolitik global,” kata Nae Soi, Wakil Sekretaris IKAL-Lemhannas.

Mehubungan dengan konflik bersenjata di mana pun, Nae Soi menegaskan pentingnya penegakan hukum internasional baik menyangkut hukum humaniter maupun hak asasi manusia (HAM).

Kedua aspek ini sama-sama untuk melindungi hak hidup manusia, yaitu hukum humaniter berlaku dalam situasi konflik bersenjata untuk melindungi nonkombatan dan warga sipil, sedangkan hukum HAM berlaku dalam segala situasi, baik pada masa damai maupun perang.

“Prinsip ius ad bellum (legitimasi perang) dan ius in bello (aturan dalam perang) merupakan dua hal penting dalam hukum perang internasional yang mengatur kapan perang dimulai dan bagaimana cara berperang yang benar,” kata Nae Soi.

Dalam konteks hukum tata negara khususnya di Indonesia, Nae Soi menjelaskan, ada dua konsep tata negara yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kekuasan yaitu scheiding van machten (pembagian kekuasaan) dan spreiding van machten (pemencaran kekuasaan/desentralisasi).

“Ini salah satu isu penting kekinian kita di Indonesia. Dalam menjalani hukum tata negara ini kita perlu mencermati dimensi ideal, realitas dan fleksibilitas agar kedaulatan dan kesatuan negara kita tetap lestari di tengah arus globalisasi,” katanya.

Nae Soi juga menitip pesan kepada para audiens bahwa segala perkembangan zaman terus dengan cepat berubah, geopolitik global terus bergerak dinamis, teknologi terus berkembang.

“Tapi satu yang tetap adalah bonum commune est suprema lex, salus populi suprema lex esto (kebaikan bersama adalah hukum tertinggi, kesejahteraan/keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi),” ujar Nae Soi.

Rektor UKWS Prof Dr Intiyas Utami, SE, M.Si, Ak saat membuka acara kuliah umum mengajak para mahasiswa untuk menyimak dan berpartisipasi aktif dalam kuliah umum yang akan disampaikan oleh narasumber.

“Kesempatan ini sangat istimewa karena menghadirkan narasumber yang kapabel dengan latar belakang akademisi dan praktisi yang sangat panjang baik lokal, nasional maupun internasional,” ujar Intyas.

Intyas juga menekankan pentingnya kegiatan kuliah umum agar mahasiswa dapat memperkaya pemahamannya tentang geopolitik global dengan sharing pengalaman dari narasumber.

Menurut dosen Fakultas Hukum UKSW Theofransus Litaay, SH, LLM, Ph.D tema kuliah umum tersebut tersebut dilandasi latar belakang mendasar. Kedaulatan negara (state sovereignty) merupakan pilar utama dalam tatanan hukum internasional modern yang menegaskan hak eksklusif suatu negara untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan di dalam wilayahnya tanpa campur tangan dari pihak luar.

“Prinsip non-intervention dan kesetaraan derajat antarnegara, sovereign equality yang tertuang dalam Piagam PBB menjadi fondasi penting bagi stabilitas geopolitik global. Namun, di era globalisasi, batas-batas teritorial semakin dinamis,” kata Theo, mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.

Potensi ancaman terhadap kedaulatan negara diakui Theo tidak lagi terbatas pada aspek militer konvensional, melainkan mencakup ranah maritim, ruang siber (cybersecurity), eksploitasi sumber daya alam (SDA) secara destruktif hingga penetrasi batas hukum nasional oleh dinamika hukum internasional.

“Sebagai negara kepulauan, archipelagic state terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi strategis sekaligus kerentanan geopolitik yang tinggi. Pemahaman yang komprehensif mengenai kerangka hukum internasional menjadi instrumen diplomasi dan pertahanan yang krusial untuk menjaga keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Theo, diskusi dan pemahaman kritis mengenai urgensi perlindungan kedaulatan negara dipandang sangat penting untuk didiskusikan secara mendalam.

Kuliah umum tersebut, lanjut Theo, bertujuan untuk nemahami fondasi hukum, termasuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar kedaulatan negara berdasarkan kerangka hukum internasional seperti Piagam PBB, UNCLOS 1982, dan konvensi internasional terkait.

Selain itu, kuliah umum yang diberikan Nae Soi juga mengidentifikasi tantangan modern, terutama menganalisis potensi ancaman dan tantangan kontemporer terhadap kedaulatan negara, baik di wilayah darat, laut, udara, maupun ruang siber.

Kemudian, dalam perspektif kebijakan dan diplomasi kuliah umum akan membedah peran instrumen hukum internasional sebagai alat diplomasi strategis dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Diskusi juga sebagai ruang diskusi akademis, menyediakan wadah dialog interaktif bagi akademisi, mahasiswa, praktisi hukum, dan masyarakat umum untuk mengeksplorasi isu-isu kedaulatan terkini,” kata Theo.

Diskusi dihadiri para mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum, Ilmu Politik, dan Hubungan Internasional; dosen dan akademisi; praktisi hukum, pengamat geopolitik, dan aparat penegak hukum. Selain itu, masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada isu hukum internasional dan kedaulatan negara. (*)

ShareTweetShareSend
Paskah 2026 - Dinas Satpol PP
Redaksi Cartenz News

Redaksi Cartenz News

Related Posts

Kesbangpol Mimika Luncurkan Bimtek Aplikasi Simeno Sidak Kanda, Dorong Digitalisasi Tata Kelola Ormas
Berita Utama

Kesbangpol Mimika Luncurkan Bimtek Aplikasi Simeno Sidak Kanda, Dorong Digitalisasi Tata Kelola Ormas

July 11, 2026
Gelar Reses di Mimika, Dewan Provinsi John Thie Tampung Aspirasi Warga: Apresiasi Sekolah Gratis Rp77,8 Miliar hingga Keluhan Transportasi Pesisir
Berita Utama

Gelar Reses di Mimika, Dewan Provinsi John Thie Tampung Aspirasi Warga: Apresiasi Sekolah Gratis Rp77,8 Miliar hingga Keluhan Transportasi Pesisir

June 26, 2026
KPU Kabupaten Mimika Menghormati dan Mendukung Proses Hukum Terkait Pengelolaan Dana Hibah Pilkada Tahun 2024
Berita Utama

KPU Mimika Apresiasi Disdukcapil, 100 Persen Warga Dua Kampung di Agimuga Kini Miliki e-KTP

June 24, 2026
Kesbangpol Mimika Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi Sikepo bagi Parpol
Berita Utama

Kesbangpol Mimika Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi Sikepo bagi Parpol

June 11, 2026
Di Mimika Digelar Diklat dan Sertifikasi Mediator Terakreditasi Mahkamah Agung RI Batch 35
Berita Utama

Di Mimika Digelar Diklat dan Sertifikasi Mediator Terakreditasi Mahkamah Agung RI Batch 35

June 1, 2026
Apakah Ahmad Ali Adalah Sel Kanker Bagi PSI?
Berita Utama

Apakah Ahmad Ali Adalah Sel Kanker Bagi PSI?

May 29, 2026
Dukacita Vebian Magal Dinas Sosial Mimika Hasan Kemong
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPU Mimika Tetapkan 35 Caleg  DPRD Mimika yang Peroleh Suara Terbanyak dari Enam Dapil pada Pemilu 2024

KPU Mimika Tetapkan 35 Caleg DPRD Mimika yang Peroleh Suara Terbanyak dari Enam Dapil pada Pemilu 2024

March 13, 2024
Roling Pejabat di Lingkup Pemkab Mimika Segera Dilakukan, Johannes Rettob Pastikan Tidak Ada Unsur Politik

Roling Pejabat di Lingkup Pemkab Mimika Segera Dilakukan, Johannes Rettob Pastikan Tidak Ada Unsur Politik

May 28, 2023
KPU Mimika Tetapkan 35 Calon Terpilih Anggota DPRD Mimika Periode 2024-2029

KPU Mimika Tetapkan 35 Calon Terpilih Anggota DPRD Mimika Periode 2024-2029

May 28, 2024
Screenshot 20250429 101401 Facebook

Bupati Mimika Jelaskan Alasan Belum Dilakukan Mutasi Jabatan

April 29, 2025
Penyerahan uang kepala dari Prajurit  Satgas Yonif R 600/Modang kepada  perwakilan keluarga Almarhum Bruno Amenim di rumah duka Kelurahan Bade, Distrik Edera,  Kabupaten Mappi. (FOTO: ISTIMEWA)

Penuhi Adat dan Permintaan Keluarga, Satgas Yonif R 600/Modang Berikan Uang Adat Di Atas Peti Disaksikan Warga

0
Sekretaris PMI Provinsi Papua, dr Raflus Doranggi  memukul tifa sebagai tanda menutup  kegiatan Muskab PMI Kabupaten Puncak  di Hotel Grand Mozza Timika, Papua. (Foto: Cartenz News/Yosefina)

Kembali Pimpin PMI Puncak Papua, Elpina Kogoya akan Bentuk PMR

0
Suasana pelayanan kesehatan di Puskesmas Timika Jaya Kabupaten Mimika. (Foto Yosefina/Cartenz News)

Pelayanan di Puskesmas Timika Jaya 24 Jam

0
Kepada Paus Fransiskus, Uskup Agung Merauke Utarakan Harapannya

Kepada Paus Fransiskus, Uskup Agung Merauke Utarakan Harapannya

0
Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

July 29, 2026
Kapolda Papua Tengah Beri Atensi Khusus, Polres Mimika Kerahkan Tim Gabungan Ungkap Pembunuhan di Jembatan Waker

Kapolda Papua Tengah Beri Atensi Khusus, Polres Mimika Kerahkan Tim Gabungan Ungkap Pembunuhan di Jembatan Waker

July 28, 2026
Warga Temukan Senjata Api Rakitan di Kampung Kosong, Polres Mimika Selidiki Asal-usulnya

Warga Temukan Senjata Api Rakitan di Kampung Kosong, Polres Mimika Selidiki Asal-usulnya

July 28, 2026
Tonny Djogo Orasi Ilmiah Ujian Promosi dan Yudisium Doktor Studi Pembangunan Berjudul Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa di UKSW Salatiga

Tonny Djogo Orasi Ilmiah Ujian Promosi dan Yudisium Doktor Studi Pembangunan Berjudul Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa di UKSW Salatiga

July 28, 2026

Recent News

Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

Praktisi Hukum dan Politik Nae Soi Ajak Mahasiswa UKSW Cermati Dinamika Geopolitik Global

July 29, 2026
Kapolda Papua Tengah Beri Atensi Khusus, Polres Mimika Kerahkan Tim Gabungan Ungkap Pembunuhan di Jembatan Waker

Kapolda Papua Tengah Beri Atensi Khusus, Polres Mimika Kerahkan Tim Gabungan Ungkap Pembunuhan di Jembatan Waker

July 28, 2026
Warga Temukan Senjata Api Rakitan di Kampung Kosong, Polres Mimika Selidiki Asal-usulnya

Warga Temukan Senjata Api Rakitan di Kampung Kosong, Polres Mimika Selidiki Asal-usulnya

July 28, 2026
Tonny Djogo Orasi Ilmiah Ujian Promosi dan Yudisium Doktor Studi Pembangunan Berjudul Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa di UKSW Salatiga

Tonny Djogo Orasi Ilmiah Ujian Promosi dan Yudisium Doktor Studi Pembangunan Berjudul Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa di UKSW Salatiga

July 28, 2026
Paskah 2026 - Ketua KPU Mimika
Cartenz News

Follow Us

Rubrik

  • Berita Utama
  • Editorial
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sosial dan Budaya
  • Sosok
  • Teknologi
Hari Lahir Pancasila 2026 Ketua KPU Dete Abugau
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2022 Cartenz News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya

© 2022 Cartenz News