TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Festival UMKM yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika akan melibatkan pelaku usaha dari sejumlah kabupaten di Papua Tengah.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi mengatakan, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk, tetapi juga membuka ruang bagi daerah lain di Papua Tengah untuk memperkenalkan produk unggulan masing-masing.
Menurut Yogi, empat kabupaten telah memastikan keikutsertaan dalam festival tersebut, sementara daerah lainnya masih berpeluang bergabung.
“Untuk kegiatan Festival UMKM sekaligus Hari Ulang Tahun Kabupaten Mimika, perjalanan Mimika cukup panjang dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi. Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM menyampaikan bahwa kegiatan festival ini betul-betul menjadi kegiatan festival yang terbesar di wilayah Provinsi Papua Tengah,” kata Yogi dalam konferensi pers.
Ia menyebut keterlibatan sejumlah kabupaten menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antardaerah untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Papua Tengah.
“Ini menandai bahwa delapan kabupaten bersatu untuk sama-sama membangkitkan UMKM di Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Empat kabupaten konfirmasi ikut
Yogi mengatakan, dari delapan kabupaten di Papua Tengah, empat daerah telah memastikan keikutsertaannya.
Kabupaten Intan Jaya, misalnya, telah mengajukan dua stan untuk memamerkan produk UMKM. Namun, panitia menetapkan setiap kabupaten mendapatkan satu stan.
Sementara itu, Kabupaten Paniai berencana membawa kopi sebagai salah satu produk unggulan.
Kabupaten Deiyai dan Nabire juga disebut telah menunjukkan minat untuk mengikuti festival.
“Intan Jaya sudah oke. Mereka sudah minta dua stan, tapi saya sudah sampaikan satu stan untuk Intan Jaya. Paniai juga rencana mau bawa kopi. Begitu juga dari Deiyai, Nabire juga begitu,” kata Yogi.
Meski baru empat kabupaten yang dipastikan, Yogi mengatakan daerah lain masih dapat bergabung.
“Empat. Tapi tidak menutup kemungkinan yang lain juga bisa bergabung,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme dari sejumlah daerah cukup tinggi. Kabupaten Deiyai, misalnya, disebut berencana datang ke Mimika setelah mengikuti kegiatan festival di Jakarta.
Persiapan festival dimatangkan
Yogi mengatakan persiapan festival telah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Mimika.
Sejumlah staf telah turun ke lapangan untuk mempersiapkan kebutuhan kegiatan. Dalam beberapa hari ke depan, tim juga akan melakukan koordinasi ke Nabire dan Jakarta.
“Sampai detik ini, persiapan dan undangan semua sudah. Staf sudah di lapangan. Dua atau tiga hari lagi pasti ada staf dari Diskop menuju Nabire dan juga Jakarta untuk koordinasi terkait itu,” katanya.
Festival tersebut juga akan melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dari sejumlah kabupaten di Papua Tengah.
Kehadiran pelaku UMKM dan Dekranasda dari berbagai daerah diharapkan dapat memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.
Sejumlah pejabat diundang
Yogi mengatakan pemerintah daerah juga telah mengundang sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pemerintah pusat.
Undangan tersebut antara lain ditujukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, unsur pimpinan daerah, serta Ketua Kadin Provinsi Papua Tengah.
Dinas Koperasi dan UMKM Mimika juga telah berkomunikasi dengan Kementerian UMKM terkait kemungkinan kehadiran pejabat pemerintah pusat.
“Berdasarkan komunikasi dengan kementerian pusat, ada beberapa pejabat dari kementerian pusat juga mau hadir dalam kegiatan Festival UMKM dan kegiatan Hari Ulang Tahun Pemda Mimika,” ungkapnya.
Namun, Yogi mengatakan daftar tamu yang hadir masih menunggu kepastian dari masing-masing pihak.
Konsep festival masih disiapkan
Sementara itu, tema Festival UMKM Mimika tahun ini belum diumumkan.
Yogi mengatakan tema masih dibahas bersama event organizer (EO) dan akan disesuaikan dengan tema nasional.
Ia memastikan konsep festival tahun ini akan memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Menurut Yogi, momentum HUT ke-30 Kabupaten Mimika juga menjadi kesempatan untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM agar mampu memperluas pasar.
“Mari kita sama-sama sukseskan kegiatan festival ini. Kita siapkan produk-produk unggulan kita, bagaimana supaya produk unggulan kita dan UMKM kita bisa bersaing dengan daerah lainnya,” pungkasnya. (LE)

























