TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Warga Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera mengaspal Jalan Sultan Nuku yang selama hampir 10 bulan masih berupa jalan tailing dan menimbulkan debu.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan usulan peningkatan Jalan Sultan Nuku telah disampaikan pihak kampung dan masuk dalam sistem perencanaan dinas.
Menurut Yoga, usulan tersebut harus melalui tahapan Musrenbang dan kemudian masuk dalam Rencana Kerja (Renja) sebelum dapat dilaksanakan.
“Kepala kampung kan sudah datang ke saya juga. Cuma saya bilang itu harus masuk di Musrenbang. Kalau sudah masuk di Musrenbang, kita lihat. Musrenbang ini kan dia masuk dalam Renja,” ujar Yoga.
Ia mengatakan persoalan utama saat ini bukan pada usulan, melainkan ketersediaan anggaran. Dinas PUPR, kata dia, telah memiliki rencana peningkatan sejumlah ruas jalan, tetapi keterbatasan alokasi anggaran pada 2026 membuat tidak seluruh rencana dapat direalisasikan.
“Rencana sudah ada di sistem kita, tapi tunggu ketersediaan pagunya. Kalau pagu sudah ada, kita bisa eksekusi,” katanya.
Yoga menyebut sekitar delapan hingga sembilan ruas jalan telah masuk dalam rencana peningkatan. Namun, pembangunan fisik belum dapat dipaksakan karena keterbatasan anggaran.
Ia berharap Jalan Sultan Nuku dapat kembali diusulkan untuk dikerjakan pada 2027 apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.
“2027-lah, mudah-mudahan,” kata Yoga.
Menurut dia, Dinas PUPR tetap memiliki rencana untuk meningkatkan jalan tersebut. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan hasil pembahasan dalam proses perencanaan.
“Intinya begitu. Alokasi anggarannya yang harus kita sesuaikan,” ujarnya. (LE)



























