TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Puskesmas Mimika Timur, Kabupaten Mimika, memantau sekitar 400 anak terkait pertumbuhan dan masalah gizi di wilayah satu kelurahan dan lima desa.
Kepala Puskesmas Mimika Timur, Onna Bunga, mengatakan pemantauan tersebut mencakup berbagai kondisi, seperti gizi kurang, berat badan tidak naik, gizi buruk, hingga berat badan berlebih.
“Kalau stunting itu menyeluruh. Dari stunting itu baru kita pilah-pilah, ini masuk sekian, ini masuk sekian,” kata Onna di Timika.
Menurut dia, data 400 anak tersebut masih perlu dipilah berdasarkan kondisi pertumbuhan masing-masing. Pemantauan juga dilakukan terhadap ibu hamil yang mengalami masalah gizi maupun kondisi kesehatan tertentu.
Kader Posyandu Dapat Dukungan
Selain pemantauan kesehatan, Distrik Mimika Timur memberikan dukungan kepada kader Posyandu yang terlibat dalam pelayanan masyarakat.
Dukungan tersebut diberikan melalui Puskesmas sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan kader dalam kegiatan Posyandu.
“Kalau dalam bentuk uang memang Bapak distrik ada kasih untuk kader, untuk semua kader yang ada di Distrik Mimika Timur melalui Puskesmas,” ujar Onna.
Ia mengatakan dukungan bahan makanan tambahan dari distrik juga membantu meningkatkan pelayanan dan partisipasi masyarakat di Posyandu.
Pelayanan Berbasis Siklus Hidup
Puskesmas Mimika Timur mendorong Posyandu memberikan pelayanan berbasis siklus hidup, mulai dari bayi, balita, ibu hamil hingga lanjut usia.
Wilayah Muare menjadi salah satu daerah dengan kunjungan Posyandu yang cukup tinggi. Hingga Agustus 2026, kunjungan di wilayah tersebut mencapai sekitar 300 kali per bulan.
Sementara kunjungan relatif lebih rendah tercatat di wilayah Hiripau dan Wania.
Onna mengatakan keberadaan kader Posyandu sangat membantu Puskesmas dalam menjangkau masyarakat dan melakukan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
“Dengan adanya pemberian dari distrik sampai bulan ini, kami alokasikan bahan yang mereka berikan dan itu berjalan dengan baik,” katanya. (LE)
























