TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak para santri dan masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Pesan itu disampaikan Rettob saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Anwarul Fawaid, Kabupaten Mimika, Minggu (27/09/2026)
Rettob mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak para santri dan santriwati terus menuntut ilmu, menghormati orang tua dan guru, serta membangun karakter sebagai generasi yang beriman dan mampu berkontribusi bagi daerah.
“Pembangunan Mimika bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia yang memiliki moral, karakter, dan nilai-nilai keagamaan yang kuat,” kata Rettob.
Menurut dia, keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Mimika. Karena itu, persatuan dan toleransi perlu terus dijaga.
Rettob mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan bergandengan tangan dalam membangun Mimika yang maju, damai, dan harmonis.
Ia berharap keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan kasih sayang kepada sesama. (LE)






















