TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Pemerintah Distrik Mimika Baru menindaklanjuti laporan warga terkait akses pembersihan drainase di Kelurahan Timika Jaya. Petugas mendatangi langsung sejumlah pelaku usaha untuk menyampaikan surat pemberitahuan sekaligus berdialog mengenai persoalan tersebut.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar persoalan drainase tidak berhenti pada laporan, tetapi dapat segera ditangani bersama pihak yang berkepentingan.
Surat dari Distrik Mimika Baru disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Distrik Mimika Baru, Kaleb Otniel Patipi, S.STP., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Timika Jaya, Budiman, S.H.
Menurut Merlyn, keterlibatan Bhabinkamtibmas penting untuk membangun komunikasi dengan masyarakat dan pelaku usaha di lapangan. Ia mengapresiasi pendampingan kepolisian yang dinilai membantu pelayanan pemerintah kepada warga.
“Kami mengapresiasi Pak Budiman yang terus mendampingi pelayanan di lapangan dengan semangat, integritas, dan pendekatan yang humanis,” kata Merlyn.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Mimika atas dukungan Bhabinkamtibmas yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Merlyn mengatakan penanganan drainase membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah tidak hanya ingin menyampaikan imbauan, tetapi juga mengajak pelaku usaha menjadi bagian dari penyelesaian persoalan.
“Laporan masyarakat didengar, petugas hadir, dan pelaku usaha diajak menjadi bagian dari penyelesaian,” ujarnya.
Menurut dia, akses untuk membersihkan drainase perlu dijaga agar petugas dapat melakukan pembersihan secara berkala. Hal itu penting untuk mencegah saluran tersumbat yang dapat menyebabkan air dan sampah meluber ketika hujan.
Merlyn mengapresiasi para pelaku usaha yang menerima surat dan bersedia berdialog dengan petugas.
“Tujuan kita sama, yaitu menjaga drainase agar dapat dibersihkan dan mencegah air serta sampah meluber saat hujan,” katanya.
Pemerintah Distrik Mimika Baru berharap komunikasi antara warga, pelaku usaha, pemerintah, dan aparat kepolisian terus berjalan sehingga persoalan lingkungan di tingkat kelurahan dapat ditangani sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar. (LE)























