TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Bupati Mimika Johannes Rettob menyoroti rendahnya hasil profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Dari sekitar 2.000 ASN yang mengikuti profiling, baru sedikit yang masuk kategori nilai tinggi.
Rettob meminta seluruh ASN segera melengkapi rekam jejak berupa penghargaan, pengalaman kepanitiaan, hingga sertifikat kegiatan yang pernah diikuti.
Hal itu disampaikan Rettob saat memberikan arahan pada apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/9/2026).
Menurut Rettob, kelengkapan data tersebut penting karena menjadi bagian dari penilaian kinerja sekaligus pengembangan karier ASN.
“Dari 2.000, kita ini harus masuk di kotak 7, 8, 9 di semua tingkatan, pelaksana, pengawas, administrator dan jabatan tinggi,” ujar Rettob.
Baru 12 ASN Masuk Nilai 8
Rettob mengungkapkan, berdasarkan hasil sementara profiling, hanya sekitar 12 ASN yang berada pada kategori nilai 8. Sementara itu, baru satu ASN yang masuk kategori nilai 7.
Ia meminta ASN tidak mengabaikan data mengenai pengalaman dan prestasi yang pernah diperoleh. Menurutnya, berbagai capaian tersebut harus tercatat dalam sistem agar dapat menjadi bagian dari rekam jejak ASN.
Rettob juga meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) melaporkan penghargaan yang pernah diraih, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
ASN yang terlibat dalam kegiatan atau program pemerintah yang meraih penghargaan juga diminta mencantumkan namanya.
Menurut Rettob, pemerintah daerah dapat memberikan penghargaan khusus kepada ASN yang terlibat dalam keberhasilan suatu program.
Ia mencontohkan kegiatan Innovation Week di Kabupaten Mimika. ASN yang terlibat dalam kegiatan tersebut diminta melaporkan namanya agar dapat dibuatkan penghargaan yang ditandatangani pemerintah daerah.
“Kasih nama supaya kita buat penghargaan. Nanti pemerintah kabupaten tanda tangan untuk kalian masukkan di dalam sistem ASN,” katanya.
Bimtek Diminta Dilengkapi Sertifikat
Selain penghargaan, Rettob meminta pengalaman kepanitiaan dan keikutsertaan ASN dalam berbagai kegiatan juga dicatat.
Ia menilai kegiatan seperti sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) dapat menjadi bagian dari rekam jejak ASN sehingga perlu dibuktikan dengan sertifikat.
Karena itu, Rettob meminta setiap OPD yang menyelenggarakan kegiatan memberikan sertifikat kepada peserta.
“Sekarang setiap kita akan lakukan sosialisasi, apa saja kegiatan semacam bimtek untuk tingkat kabupaten, terutama saya pesan kepada OPD-OPD supaya dibikinkan sertifikat siapa yang datang,” tegasnya.
Rettob mengingatkan ASN agar tidak menganggap remeh kelengkapan data. Menurut dia, minimnya perhatian terhadap rekam jejak dapat berpengaruh terhadap penilaian kinerja dan pengembangan karier.
“Biasa kita ini pemalas-pemalas data, padahal ini semua penting untuk kinerja kita,” pungkasnya. (LE)


























