TIMIKA, CARTENZNEWS – Persatuan Karya Dharma Indonesia (Perdhaki) melaksanakan kegiatan Budget Line (BL) dua dan tiga di Kampung Mawokau Jaya, Distrik Wanita. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk tim kerja kampung malaria.
Hasil dari kegiatan tersebut berupa draf kampung malaria yang akan menjadi dasar penganggaran bagi kader malaria di tingkat kampung.
Draf ini merupakan persiapan menuju program eliminasi malaria pada tahun 2029–2030.
Program Manager SSR Paroki ST. Stefanus Sempan, Yohanes Erwin Harusun, mengatakan bahwa Kampung Mawokau Jaya dipilih sebagai lokasi pelaksanaan BL3 karena dinilai memiliki kader malaria yang terarah dan terstruktur dengan baik.
“Kami gerakkan di sini karena kami lihat bahwa di Kampung Mawokau Jaya ini terarah, terstruktur bagus, dan kadernya juga,” ujar Yohanes saat diwawancarai, belum lama ini.
Draf kampung yang telah disusun nantinya akan menjadi regulasi sekaligus dasar hukum yang sah bagi pembayaran kader malaria.
Saat ini, terdapat enam kader malaria di Kampung Mawokau Jaya yang pembayarannya didasarkan pada biaya transportasi dan jumlah pemeriksaan malaria yang dilakukan.
“Kader sudah melakukan pemeriksaan dan mereka punya target 80 pemeriksaan, tapi pembayarannya sesuai dengan transport, sesuai dengan perhitungan jumlah mereka melakukan pemeriksaan,” tandasnya. (LE)

























