TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membangun sejumlah fasilitas Kepolisian sebagai bagian dari dukungan terhadap pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Timika, Kamis (1/10/2026).
Peletakan batu pertama sekaligus ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan.
Sejumlah fasilitas yang dibangun dengan dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika tersebut meliputi Rumah Dinas Dokter RS Bhayangkara Mimika, Mako Polsek Kokonao, Mako Polsek Agimuga, serta penataan lanskap dan pagar Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, pimpinan dan perwakilan Forkopimda Mimika serta sejumlah tamu undangan.
Fasilitas Polsek Dinilai Banyak Tak Layak
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pembangunan fasilitas Kepolisian dilakukan setelah pemerintah daerah menemukan kondisi sejumlah fasilitas Polsek yang sudah tidak layak.
Menurut Rettob, kondisi tersebut diketahui saat dirinya bersama jajaran pemerintah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kampung dan distrik di Mimika.
“Dari hasil kunjungan kerja turun kampung dan distrik, kami melihat banyak sekali Polsek untuk pelayanan masyarakat yang tidak layak, mulai dari tempat tinggal dan fasilitas lainnya,” kata Rettob.
Atas kondisi tersebut, Pemkab Mimika memutuskan melakukan pembangunan dan perbaikan fasilitas Kepolisian secara bertahap.
“Karena ketidaklayakan itu, sehingga kami mengambil keputusan untuk membangun semua Polsek yang ada, demi menjaga Kamtibmas di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Pembangunan Dilanjutkan Tahun Depan
Rettob mengatakan pembangunan yang dimulai tahun ini merupakan tahap awal.
Pemerintah daerah berencana melanjutkan pembangunan fasilitas Kepolisian pada tahun berikutnya, termasuk Polsek Jila dan fasilitas Kepolisian di Potowayburu.
“Yang kami bangun tahun ini itu dulu. Selanjutnya tahun depan ada lagi, seperti Polsek Jila dan lainnya. Rencananya juga Potowayburu,” jelasnya.
Selain fasilitas Polri, Pemkab Mimika juga memberikan perhatian terhadap kondisi fasilitas TNI, khususnya Koramil di sejumlah wilayah.
Menurut Rettob, sejumlah fasilitas Koramil juga membutuhkan perbaikan karena telah digunakan dalam waktu lama.
“Bukan hanya Polri, begitu juga TNI seperti Koramil. Kami lihat banyak sekali yang sudah tidak layak dan itu sudah lama sekali,” katanya.
Ia berharap pembangunan fasilitas aparat keamanan dapat mendukung pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Mimika.
Akan Dihibahkan kepada Kepolisian
Rettob menjelaskan seluruh fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah tersebut nantinya akan menjadi aset yang dihibahkan kepada Kepolisian setelah pembangunan selesai.
“Ini nanti pemerintah bangun. Setelah asetnya selesai, baru kita hibahkan kepada Kepolisian,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Mimika atas dukungan terhadap pembangunan sarana dan prasarana Kepolisian.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda Mimika atas kontribusi positif kepada kita Kepolisian, khususnya Polres Mimika,” kata Jeremias.
Namun, Jeremias berharap dukungan pemerintah daerah juga diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui fasilitas pendidikan.
Menurut dia, kebutuhan tenaga kesehatan, terutama perawat, serta tenaga pendidik seperti guru masih menjadi perhatian dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap selain fasilitas dan prasarana, Pemda juga membuat fasilitas pendidikan untuk membentuk SDM Papua di bidang kesehatan, minimal tenaga perawat dan pendidik seperti guru,” ujarnya.
Jeremias menegaskan Kepolisian berkomitmen menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan kepada masyarakat.
“Saya bersama Kapolres berkomitmen untuk menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini agar Polisi bisa melayani masyarakat di manapun berada,” tegasnya. (LE)
























