TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Dinas Sosial Kabupaten Mimika menyalurkan 534 paket bantuan permakanan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 kepada Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Mimika Baru.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap selama empat hari, mulai Sabtu hingga Selasa (10–13 Oktober 2026). Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Mimika, Yulita Kudiai kepada perwakilan pemerintah kelurahan dan kampung setempat.
Setiap paket bantuan berisi lima jenis kebutuhan pokok, yakni beras, gula, minyak goreng, susu Dancow, dan telur.
Yulita menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya OAP yang membutuhkan dukungan sosial.
“Selama kurang lebih dua minggu terakhir, kami telah melaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis, dimulai dari Distrik Iwaka, Kuala Kencana, Wania, sejumlah distrik di wilayah perkotaan, hingga Distrik Mimika Baru sebagai lokasi penyaluran terakhir,” kata Yulita dalam wawancara bersama Tim Liputan Diskominfo.
Data Penerima Jadi Tantangan
Yulita mengatakan, program bantuan permakanan merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala keterbatasan kuota dibandingkan jumlah masyarakat yang diusulkan sebagai penerima oleh pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung.
Dari total 8.500 paket bantuan permakanan yang dialokasikan, Dinas Sosial berupaya mendistribusikannya secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“Kami berharap adanya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan visi dan misi Bupati Mimika untuk menuntaskan kemiskinan. Keterbatasan data yang ada menjadi bahan evaluasi bagi kami sebagai ASN agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Menurut Yulita, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung, terutama dalam pemutakhiran data penerima manfaat serta perencanaan alokasi bantuan pada tahun berikutnya.
Distrik Minta Penambahan Kuota
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat OAP di wilayahnya.
Meski demikian, ia mengatakan masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan, tetapi belum terakomodasi dalam kuota penerima tahun ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika atas bantuan permakanan yang telah diberikan. Namun, saat ini masih terdapat masyarakat OAP yang membutuhkan bantuan. Kami berharap hasil pendataan yang akan kami sampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penambahan kuota penerima ke depannya,” kata Merlyn.
Ia mengatakan, pemerintah distrik akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memperbaiki akurasi data penerima manfaat agar bantuan sosial dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.
Harapan serupa disampaikan Lurah Wanagon, Yance Kristian Buinei. Ia berharap program bantuan permakanan yang bersumber dari Dana Otsus dapat berlanjut dengan peningkatan jumlah penerima pada tahun-tahun mendatang.
Menurut Yance, penambahan kuota perlu menjadi perhatian karena masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami berharap pihak-pihak yang berwenang dapat mempertimbangkan penambahan alokasi bantuan permakanan dari Dana Otsus, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Selain itu, sinergi antara pemerintah kelurahan, kampung, distrik, dan Dinas Sosial perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program ke depan semakin baik,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Mimika diharapkan dapat terus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat OAP. Pemutakhiran data dan koordinasi lintas pemerintahan juga menjadi bagian penting agar bantuan yang tersedia dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan. (LE)

























