TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara setelah asap mulai terasa di sejumlah wilayah Timika.
Berdasarkan pembaruan peta titik panas BMKG pada 27 September 2026 pukul 21.00 WIT, terdeteksi 82 titik panas di Papua Tengah. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Nabire dengan 37 titik, disusul Dogiyai 30 titik, Paniai 11 titik, dan Puncak empat titik.
Sementara itu, Kabupaten Mimika tidak terdeteksi titik panas dalam pembaruan BMKG tersebut.
Merlyn mengatakan, data titik panas tersebut merupakan hasil pemantauan pada waktu tertentu. Karena itu, keberadaan titik panas di wilayah lain belum dapat dijadikan kepastian mengenai sumber asap yang dirasakan masyarakat di Timika.
“Angka ini adalah hasil pemantauan titik panas pada waktu tertentu, bukan kepastian tentang asal asap yang dirasakan di Timika,” demikian penjelasan yang disampaikan.
Pemerintah Distrik Mimika Baru masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kondisi dan sebaran asap di wilayah Timika.
Merlyn meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap mengambil langkah pencegahan selama kondisi udara belum sepenuhnya diketahui.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap terasa pekat. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker.
Selain itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memperburuk kualitas udara.
Perhatian khusus juga diminta diberikan kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang semakin berat, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pemerintah Distrik Mimika Baru akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait sembari menunggu pembaruan resmi mengenai kondisi udara dan sebaran asap di Timika. (LE)
























