TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Polres Mimika mencatat capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik setelah meraih predikat pelayanan terbaik melalui Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.
Capaian tersebut dinilai bukan sekadar penghargaan atas kinerja pelayanan, tetapi juga menjadi salah satu indikator kesiapan Polres Mimika dalam mendorong peningkatan status kelembagaan menjadi Polresta.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam kualitas pelayanan yang diberikan jajaran kepolisian kepada masyarakat.
Menurutnya, peningkatan tipe kesatuan kepolisian memiliki sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Karena itu, predikat pelayanan terbaik menjadi salah satu bagian dari rangkaian kesiapan yang terus dibangun Polres Mimika.
“Penghargaan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memenuhi berbagai persyaratan menuju peningkatan tipe. Namun, untuk menjadi Polresta tentu ada beberapa standar dan ketentuan lain yang harus dipenuhi,” kata Alredo usai memimpin simulasi SIPAM Kota di Mako Brimob Yon B, Mile 32 Timika, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, kesiapan menuju Polresta tidak hanya dilihat dari sisi pelayanan publik. Faktor kelembagaan, personel, sistem kerja, hingga ketersediaan sarana dan prasarana turut menjadi bagian yang harus dipersiapkan.
Alredo menyebut sejumlah aspek tersebut secara bertahap terus dibenahi oleh Polres Mimika. Dengan demikian, apabila kebijakan peningkatan tipe nantinya ditetapkan, pihaknya berharap seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah terpenuhi.
“Untuk waktunya tentu menjadi kewenangan dan keputusan pimpinan. Yang jelas, kami terus mempersiapkan diri dan memenuhi kriteria yang menjadi persyaratan peningkatan tipe,” ujarnya.
Di sisi lain, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan pelayanan publik harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Predikat yang diraih tidak boleh hanya menjadi pencapaian administratif tanpa perubahan nyata dalam kualitas pelayanan.
Ia meminta seluruh personel mempertahankan standar pelayanan yang telah dinilai baik sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang masih ditemukan.
“Penghargaan ini bukan akhir. Justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Alredo berharap seluruh jajaran menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan yang semakin cepat, transparan dan profesional.
Menurutnya, ukuran keberhasilan pelayanan kepolisian pada akhirnya bukan hanya terlihat dari penghargaan yang diterima, tetapi dari tingkat kepuasan masyarakat saat berhadapan langsung dengan petugas.
“Yang paling penting masyarakat bisa merasakan bahwa pelayanan kita memang semakin baik. Itu yang harus terus kita buktikan,” pungkasnya.
























