TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Kehadiran sumur bor pertama di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, menjadi jawaban atas persoalan keterbatasan air bersih yang selama ini dialami masyarakat setempat.
Sebelum dibangunnya sumur bor oleh Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 1710/Mimika, warga Kampung Keakwa hanya mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Saat musim kemarau atau hujan tidak turun dalam waktu lama, masyarakat kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi warga kampung.
Melalui program TMMD Reguler ke-128 yang berlangsung selama satu bulan, Satgas Kodim 1710/Mimika menghadirkan sumur bor sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari program unggulan TNI AD Manunggal Air yang digagas Kepala Staf Angkatan Darat guna membantu masyarakat di daerah terpencil maupun wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih.
Kehadiran fasilitas tersebut disambut penuh syukur dan antusias oleh warga karena kini mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dansatgas TMMD Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, mengatakan pembangunan sumur bor menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman.
“Pembangunan sumur bor menjadi prioritas karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selama ini warga Kampung Keakwa hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur bor ini menjadi solusi agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih layak dan berkelanjutan, sekaligus menjadi sumur bor pertama di Kampung Keakwa,” ujarnya.
Salah seorang warga Kampung Keakwa, Alowisius Mutiyu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, kehadiran fasilitas itu sangat membantu masyarakat karena kini warga memiliki sumber air bersih yang dapat digunakan setiap hari.
“Masyarakat sangat bersyukur dengan adanya sumur bor ini. Sekarang kami tidak hanya berharap pada air hujan lagi. Air ini sangat membantu untuk memasak, mencuci, dan kebutuhan keluarga sehari-hari,” ungkapnya.
Masyarakat berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar mampu memenuhi kebutuhan air bersih dalam jangka panjang. (LE)



























