TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Deputi Perumusan Sistem dan Strategi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Dr Otok Kuswandaru, S.Sos, M.Si, Rabu (22/4) tampil sebagai pembicara dalam kegiatan evaluasi kinerja layanan publik di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Saat tampil secara virtual dalam kegiatan bertajuk Evaluasi Kinerja Layanan Publik di Kabupaten Mimika mengatakan, ukuran sebuah keberhasilan bukan pada banyaknya program atau kelengkapan dokumen semata. Namun, satu hal yang sederhana, apakah masyarakat merasa dimudahkan atau dipersulit dalam mengakses layanan publik.
“Kita tidak berbicara tentang layanan kebutuhan administratif saja, tetapi tetapi bagaimana Pemerintah Kabupaten Mimika berhasil secara nyata dalam kehidupan masyarakat,” ujar Otok di Timika, Papua Tengah, Rabu (22/4).
Otok berkeyakinan, dengan kepemimpinan Bupati Mimika John Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong yang terus berupaya tanpa mengenal lelah dan berupaya semaksimal mungkin bagaimana masyarakat Mimika merasakan kemudahan, dan merasa diperhatikan.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo Subianto sangat tegas bahwa seluruh kebijakan, anggaran, dan program pemerintah harus kembali kepada rakyat. Hal ini menjadi introspeksi bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaannya.
“Pesan Bapak Presiden bukan sekedar normatif, melainkan koreksi terhadap cara kerja agar pelayanan tidak lagi berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat,” ujar Otok lebih lanjut.
Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mimika Slamet Sutejo, S.STP mengatakan, kegiatan dilaksanakan bersama operator Mal Pelayanan Publik (MPP), BUMD, BUMN dan OPD terkait.
Tujuannya, membahas peningkatan pelayanan dan memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperbaiki kekurangan serta memperluas jangkauan pelayanan ke tingkat distrik.
“Kita tidak boleh cepat puas dengan pelayanan yang diberikan, tetapi harus terus berinovasi dan memperbaiki yang kurang serta meningkatkan kinerja dan pelaporan tepat waktu. Orientasi utama adalah kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita,” ujarnya. (Dedy)


























