TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Puluhan warga yang tergabung dalam Asosiasi Pencari Kerja Lokal Cartenz Mimika (APELCAMI) Provinsi Papua Tengah lakukan kan aksi demo damai di Kantor Pusat pemerintah (Puspem) Kabupaten Mimika, Selasa (26/5/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk meminta dengan menyerahkan permohonan resmi kepada Pemda Mimika dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk mengakomodir peserta di bawah naungan APELCAMI dalam program pelatihan Otonomi khusus (Otsus) bagi para pencari kerja lokal.
Permintaan tersebut diajukan dengan menyampaikan surat permohonan dengan nomor surat 20/PB-APELCAMI/V/2026 yang ditujukan kepada Kepala Disnakertrans Mimika.
Dalam surat permohonan tersebut menyatakan, sehubungan dengan dibukanya program keberpihakan dan pemberdayaan masyarakat melalui dana Otsus di Kabupaten Mimika, APELCAMI menyampaikan perrmohonan resmi untuk pelibatan pencari kerja lokal dalam program pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja.
Bersama surat ini, Apelcami melampirkan proposal pelatilhan beserta daftar nama 366 orang calon peserta yang berada di bawah naungan APELCAMI.
“Mereka merupakan tenaga kerja lokal Mimika yang siap dididik dan diserap ke dalam dunia industri demi meningkatkan kesejahteraan serta menekan angka pengangguran daerah,”
“Kami berharap Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika dapat memprioritaskan. mengakomodasi, dan menindaklanjuti seluruh nama yang kami usulkan ini secara transparan dan berkeadilan,” tambahnya.
Perlu menjadi perhatian bersama bahwa program ini dibiayal oleh keuangan negara melalui amanat dana Otonomi Khusus (Otsus). Oleh karena itu, APELCAMI berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya realisasi anggaran ini agar bersih dari segala bentuk penyelewengan, korupsi, maupun pungutan liar dan segala bentuk penyalahgunaan atau permainan uang terkait dana Otsus.
“Ini memiliki konsekuensi hukum yang sangat berat, termasuk penangkapan oleh pihak berwajib. Kami berharap transparansi penuh dapat dijaga dari awal hingga akhir program,” ungkapnya.
Koordinator Humas dan Media APELCAMI, Yan Akobiarek, mengatakan pihaknya telah menyerahkan sekitar 384 berkas pencari kerja yang diharapkan dapat diakomodasi dalam program pelatihan kerja yang akan dilaksanakan pemerintah.
“Kami berharap berkas yang telah kami serahkan ini bisa diserap untuk mengikuti pelatihan yang akan dilaksanakan. Program ini sangat penting, terutama bagi pencari kerja baru yang ingin masuk ke dunia kerja,” katanya.
APELCAMI juga meminta adanya transparansi dalam pelaksanaan program pelatihan agar lebih tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang belum memiliki sertifikat kompetensi.


























