TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Tim gabungan Satreskrim Polres Mimika berhasil mengungkap serangkaian kasus pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial I setelah sebelumnya diamankan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan WR Supratman, Timika.
Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika pelaku ditangkap oleh pemilik sepeda motor yang dicurinya di kawasan pertigaan Gereja Tiga Raja pada Selasa (9/6/2026). Setelah diamankan, polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terhadap aktivitas pelaku.
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Ibnu Rudihartono, mengatakan pengembangan kasus dilakukan oleh Tim Basmi Bandit (BABAT) Satreskrim Polres Mimika bersama personel Intelmob Yon B Mimika.
Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan, pelaku diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian di berbagai lokasi di Kabupaten Mimika.
“Awalnya pelaku diamankan setelah korban yang baru selesai membuat laporan melihat pelaku berada di jalan. Korban kemudian melakukan pengejaran bersama anggota Opsnal hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di depan Gereja Tiga Raja,” ujar AKP Ibnu.
Hasil pengembangan mengungkap bahwa pelaku diduga telah beraksi di sedikitnya 19 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Mimika. Polisi pun terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam kasus-kasus pencurian lainnya.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian. Barang bukti yang berhasil disita antara lain lima unit sepeda motor, satu unit mesin somel, satu unit mesin bor beton, serta satu unit bor listrik.
Seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Mimika guna kepentingan proses penyidikan. Polisi juga masih berupaya menelusuri kemungkinan adanya barang hasil curian lainnya yang belum ditemukan.
Kasat Reskrim menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun lokasi pencurian lain yang berkaitan dengan pelaku.
“Pengembangan masih terus berjalan. Kami mendalami kemungkinan adanya TKP lain dan mencari barang bukti tambahan yang berkaitan dengan aksi pelaku,” pungkasnya.





























