TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Maskapai Garuda Indonesia kembali membuka penerbangan langsung rute Timika–Bali setelah sempat berhenti beroperasi selama lima tahun. Pembukaan rute tersebut diharapkan memperkuat konektivitas udara serta mendorong pertumbuhan ekonomi, bisnis, dan pariwisata di Kabupaten Mimika dan Papua Tengah.
Peluncuran penerbangan ditandai dengan seremoni inaugural flight Garuda Indonesia GA 653 di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Minggu, 29 Maret 2026.
Bupati Mimika Johannes Rettob membuka penerbangan perdana dengan menabuh tifa. Ia didampingi General Manager Garuda Indonesia Karisma Pujangga, Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara Mozes Kilangin Muchammad Nafiek, serta pilot Garuda Indonesia.
Johannes mengatakan rute Timika–Bali sebelumnya pernah beroperasi dan mendapat respons positif dari masyarakat. Namun, layanan penerbangan langsung tersebut terhenti selama lima tahun.
“Saya ikut langsung penerbangan dari Jayapura ke Timika dengan Garuda GA 653. Selama ini banyak yang menanyakan, termasuk dari pihak Freeport. Hari ini saya sudah bisa menjawab. Terima kasih kepada Garuda yang telah kembali membuka rute Timika–Bali,” kata Johannes.
Selama rute tersebut tidak beroperasi, masyarakat yang hendak bepergian dari Timika ke Bali harus menggunakan penerbangan transit melalui Makassar. Menurut Johannes, dibukanya kembali penerbangan langsung akan mempersingkat waktu perjalanan dan memberikan pilihan transportasi udara yang lebih efisien.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat, kami memberikan apresiasi kepada Garuda Indonesia karena ini merupakan harapan masyarakat,” ujarnya.
Garuda Indonesia melayani sejumlah rute yang terhubung dengan Timika. Rute Jayapura–Timika dijadwalkan berangkat pukul 08.50 WIT dan tiba pukul 10.10 WIT setiap Senin.
Sementara penerbangan Timika–Bali dijadwalkan berangkat pukul 11.05 WIT dan tiba pukul 13.45 WITA setiap Rabu dan Jumat. Adapun rute Timika–Jakarta berangkat pukul 11.05 WIT dan tiba pukul 15.30 WIB setiap Ahad.
Kepala BLU UPBU Mozes Kilangin Timika Muchammad Nafiek mengatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika terhadap pengembangan fasilitas bandara turut mendorong peningkatan layanan penerbangan di daerah tersebut.
Menurut dia, kembalinya rute langsung Timika–Bali menambah pilihan transportasi udara bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antara wilayah Papua dan sejumlah kota besar di Indonesia.
“Kami mewakili masyarakat merasa lega dengan adanya penerbangan langsung ke Bali. Ini tentu akan memberikan manfaat besar, terutama dalam menghubungkan daerah terpencil dengan kota-kota besar,” kata Nafiek.
Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Karisma Pujangga mengatakan pembukaan kembali rute tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat jaringan konektivitas di wilayah Papua.
“Kami berharap rute ini dapat mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, bisnis, dan pariwisata, serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan penerbangan yang lebih cepat dan efisien,” ujar Karisma.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika, pengelola bandara, dan masyarakat yang memungkinkan layanan penerbangan tersebut kembali beroperasi.
Dengan dibukanya kembali rute Timika–Bali, mobilitas masyarakat diharapkan semakin mudah serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mimika dan Papua Tengah. (LE)


























