TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah ( BRIDA ) Kabupaten Mimika melaksanakan seminar bertajuk “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah yang inklusif dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan daerah di Kabupaten Mimika berlangsung di Ballroom Hotel Diana Horison Senin, (20/04/26).
PJ Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau membuka secara resmi kegiatan ini. Hadir juga, Kepala Badan Strategi Dan Kebijakan Dalam Negeri, Kementeria Dalam Negeri, yang diwakili oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi Dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri, dr. Ir. David Yama, Msc., MA, Direktur Fasilitasi Dan Pemantauan Riset Dan Inovasi Daerah, Badan riset Dan Inovasi Nasional, dr. Ing. Wiwiek Joelijani, M.T, Praktisi Inovasi dari Lembaga Asistensi Pemerintahan Dalam Negeri, Forkopimda Kabupaten Mimika, Anggota DPRK Kabupaten Mimika, Staf Ahli Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, serta tamu undangan.
Dalam arahannya, Abraham Kateyau menjelaskan tema yang diangkat hari ini, adalah “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Sebagai Fondasi Pembangunan Daerah di Kabupaten Mimika”, merupakan tema sangat strategis dan yang relevan dengan arah pembangunan Kabupaten Mimika ke depan. Pembangunan daerah tidak lagi cukup hanya bertumpu pada sumber daya alam.
“Masa depan Mimika harus dibangun di atas fondasi pengetahuan, riset dan inovasi, sesuai visi pembangunan Kabupaten Mimika yakni terwujudnya Mimika yang responsif, enerjik, transparan, terampil, obyektif dan berdaya saing menuju gerbang emas.”katanya
Ia menegaskan bahwa riset adalah fondasi kebijakan yang tepat. Inovasi adalah jalan utama menuju daya saing. Kolaborasi adalah kunci percepatan pembangunan. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa. Kita tidak bisa lagi menyelesaikan masalah dengan pola lama.
“Kalau pelayana publik masih lambat, itu bukan sekadar masalah teknis tetapi itu tanda kita belum berinovasi. Kalau ekonomi masyarakat belum kuat, itu tanda kita belum menemukan model inovasi yang tepat.”ujarnya
Ia menambahkan, dunia usaha tidak boleh bergerak tanpa arah, dan masyarakat tidak ditinggalkan dalam proses pembangunan. Semua harus terhubung dan bergerak bersama. Dan itu adalah tugas BRIDA.
“Saya berharap akan lahir gagasan-gagasan baru, model kolaborasi yang konkret, serta langkah-langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset dan inovas dii Kabupaten Mimika.”tutupnya (Dedy)



























