Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pembinaan koperasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) serta PT Freeport Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di kantornya, Jumat (16/10/2026), setelah menerima aspirasi dari asosiasi koperasi di wilayah pegunungan.
“Kami telah menerima aspirasi dari asosiasi koperasi di wilayah pegunungan. Kami berkomitmen bekerja sama agar koperasi yang ada di sana bisa mandiri dan bersaing seperti koperasi di daerah lain,” ujarnya.
Permodalan dan Subsidi Jadi Perhatian
Samuel menjelaskan, keberlanjutan subsidi, dukungan modal, dan pengembangan usaha menjadi sejumlah kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta mitra pemberdayaan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar koperasi dan UMKM di wilayah pegunungan maupun pesisir dapat berkembang secara berkelanjutan.
Penguatan koperasi juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat asli Papua, termasuk masyarakat Amungme dan Kamoro, untuk mengelola potensi ekonomi di wilayahnya sendiri.
Samuel mendorong pengurus koperasi dari berbagai wilayah, termasuk Jigi Mugi, Batas, dan Lametakal, memperkuat koordinasi serta kerja sama agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Akses Transportasi Pengaruhi Usaha Koperasi
Selain permodalan, Samuel menyoroti pentingnya konektivitas untuk mendukung distribusi barang dan kelancaran kegiatan usaha, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Ia menyebut Potowai Buru, Jila, Tembagapura, Hoya, dan Bela sebagai sejumlah wilayah yang perlu terus didorong keterhubungannya dengan pusat perekonomian Mimika melalui jalur udara maupun laut.
“Kami siap mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Harapan kami, pengembangan ekonomi ini bisa berjalan dari kampung ke kota, sehingga masyarakat di wilayah pegunungan maupun pesisir dapat merasakan manfaatnya,” tutupnya.
Melalui penguatan permodalan, pendampingan, subsidi, dan akses transportasi, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika berharap koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta memperluas manfaat pembangunan dari kampung ke kota. (LE)
























