TIMIKA – Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Iwaka masa bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Kepala Distrik Iwaka, Jhon Kemong, di Kantor Distrik Iwaka, Jumat (18/9/2026).
Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 900.1/12/2026 tersebut disaksikan Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob. Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard, para kepala kampung, perwakilan Bhayangkari serta pengurus TP PKK Kabupaten Mimika.
Ketua TP PKK Distrik Iwaka, Ny. Repiana Dolame Kemong, mengatakan pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah Iwaka.
“PKK adalah mitra kerja pemerintah. Keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga sangat bergantung pada kerja sama kita semua,” ujarnya.
Repiana mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik menyatukan langkah dan aktif menjalankan 10 Program Pokok PKK sesuai kebutuhan masyarakat.
PKK Diminta Hadir di Tengah Masyarakat
Kepala Distrik Iwaka, Jhon Kemong, mengatakan PKK memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran besar dalam pembangunan.
Ia menilai keberhasilan pemberdayaan keluarga akan turut berpengaruh terhadap terciptanya masyarakat yang sejahtera dan harmonis.
“Memberdayakan PKK sesuai dengan 10 Program Pokok PKK merupakan tantangan tersendiri sehingga diperlukan penyusunan program yang tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Jhon.
Ia meminta pengurus TP PKK Distrik Iwaka menjadikan kader-kader PKK sebagai elemen yang aktif hadir di tengah masyarakat serta membantu pemerintah distrik dan kabupaten dalam pemberdayaan masyarakat.
Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi
Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob, meminta pengurus TP PKK Distrik Iwaka membangun koordinasi dengan pemerintah distrik, TP PKK kabupaten dan berbagai mitra strategis.
Menurut Suzy, 10 Program Pokok PKK harus menjadi pedoman dalam menyusun kegiatan, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan masyarakat lokal.
“Susun program yang sesuai dan tidak keluar dari program, sesuai kebutuhan masyarakat lokal mulai dari kesehatan, pendidikan hingga ekonomi keluarga,” ujarnya.
Suzy juga meminta TP PKK Distrik Iwaka mengambil peran dalam mendukung penurunan angka stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, memperkuat pendidikan anak usia dini, mencegah anak putus sekolah serta mencegah pernikahan usia dini.
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mimika, Suzy turut mendorong program wajib belajar 13 tahun. Sementara sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Mimika, ia meminta pelayanan Posyandu di Distrik Iwaka terus berjalan secara optimal.
Ia juga meminta segera dilakukan pelantikan kepengurusan TP PKK tingkat kampung dan kelompok Dasa Wisma agar pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau hingga tingkat keluarga.
“Pesan saya agar PKK Distrik Iwaka aktif dalam penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, PAUD, anak putus sekolah dan cegah pernikahan usia dini,” pesannya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit cabai dan daun kelor, bantuan perlengkapan rumah tangga, serta buku sebagai inventaris TP PKK Distrik Iwaka. (LE)

























