TIMIKA, CARTENZNEWS COM – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia, Papua Tengah terus berkomitmen meningkatkan standar kompetensi sumber daya manusia terbukti dengan terlaksananya Diklat Pelatih, Diklat Wasit, UKT Poom/DAN Kukkiwon.
Ketua Taekwondo Indonesia Propinsi Papua Tengah Kompol Saidah Hobrouw, S.H., mengatakan kegiatan Program 3 in 1 dan berjalan empat hari dan terlaksana dalam keadaan lancar, baik, dan aman. Hal ini ia sampaikan pada upacara pembukaan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Minggu (19/01/26).
Saidah menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada panitia yang telah bekerja keras. Apresiasi juga ia sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat, master, dan seluruh pengurus.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia taekwondo. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian dengan sungguh-sungguh dan disiplin.”kata Saidah
Ia menyampaikan pesan kepada peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai taekwondo, yaitu integritas, kedisiplinan, dan sportivitas.
“Kegiatan ini bukan hanya pelatihan atau ujian, tetapi juga proses pembentukan karakter untuk pelatih, wasit, dan atlet agar terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Peningkatan kompetensi dan profesionalisme penting untuk kemajuan taekwondo di daerah agar mampu mengharumkan nama daerah.”ungkapnya
Randy Rusli, S.H., B.A, ketua panitia penyelenggara kepada media mengatakan program 3 in 1 Papua Tengah berlangsung selama empat hari, dari tanggal 16 hingga 19 April, di Hotel Grand Tembaga Timika. Randy menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM pelatih, wasit, dan atlet.
“Saya mengapresiasi para peserta program 3 in 1 dengan modal semangat dari mereka juga dukungan dari para pelatih, pengurus di Kabupaten hingga kegiatan terselenggara dengan baik dan lancar.”katanya (Dedy)
























