TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Adanya tiga orang terluka dan satu diantaranya diduga terkena tembakan peluru karet dalam kericuhan buntut dari pembukaan blokade jalan yang dilakukan oleh pendulang tradisional dijalan Ahmad Yani pertigaan Gorong-gorong Timika pada Senin (23/2/2026).
Tiga korban tersebut sedang dirawat di RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis dan satu diantara korban tersebut dirawat di ICU.
Ketiga korban tersebut masing-masing bernama
1. Antonia thersia matekohy. ( Perempuan )
2. Griffin Waramori ( laki )
3. Daud Gobai ( laki )
Sementara Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan untuk adanya korban Polres Mimika sudah mendatangi rumah sakit dan memanggil pihak keluarga.
“Kami sudah ke rumah sakit untuk kondisi korban stabil. Kami siap bertanggung jawab dan kami tanggung seluruh biaya pengobatannya,”tuturnya.
Kapolres menegaskan Polisi melakukan tindakan tegas tersebut sudah sesuai dengan SOP yang sebelumnya melakukan tindakan humanis.
“Kami aparat keamanan sudah sesuai dengan SOP, mulai dari melakukan imbauan, teguran-teguran sampai dengan upaya terakhir yaitu tindakan represif,”tegasnya.
Kapolres mengungkapkan, saat ini tim dari Polda Papua Tengah termasuk Propam untuk melakukan investigasi.
“Sudah ada tim dari Polda untuk melakukan investigasi, sekarang sudah berjalan,”ujarnya
Untuk tindakan tegas yang dilakukan tersebut menurut Kapolres karena massa sudah berbuat anarkis dengan melakukan pembakaran, penjarahan dan pengrusakan rumah warga, warung dan kendaraan Polisi.
“Karena massa sudah anarkis melakukan pembakaran, penjarahan bahkan pengerusakan fasilitas dinas yaitu mobil kami ditembak menggunakan senapan angin kemudian anggota kita dilempar. Ada juga masyarakat jadi korban tokonya dijarah. Kami lakukan penindakan tegas itu massa sudah chaos untuk mencegah terjadinya dampak meluas kami lakukkaan tindakan tegas,”pungkasnya.




























