TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong meminta Ikatan Kerukunan Keluarga Sentani (IKKS) tidak berhenti sebagai wadah silaturahmi, tetapi ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Pesan itu disampaikan Emanuel saat menghadiri pelantikan Ketua dan Badan Pengurus IKKS Kabupaten Mimika periode 2027–2030 di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Kamis (10/9/2026).
Emanuel mengatakan keberagaman suku dan budaya di Mimika merupakan modal sosial yang harus dikelola untuk memperkuat persaudaraan sekaligus mendukung pembangunan.
“Potensi ini perlu dikelola dan diarahkan dengan baik sehingga menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta turut memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Mimika,” kata Emanuel.
Dalam pelantikan tersebut, Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgenes Kaway, melantik Noak Yoku sebagai Ketua IKKS Mimika bersama jajaran pengurus untuk masa bakti 2027–2030.
Emanuel meminta kepengurusan baru menjalankan amanah secara bertanggung jawab, terbuka dan mengedepankan musyawarah. IKKS juga diminta menjadi ruang komunikasi antara masyarakat Sentani dan pemerintah daerah.
Berdasarkan data yang disampaikan, keluarga besar IKKS Mimika mencapai sekitar 235 kepala keluarga dengan total 2.651 jiwa. Jumlah tersebut dinilai menjadi potensi besar untuk memperkuat peran IKKS dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Jaga Identitas, Perkuat Persaudaraan
Selain berkontribusi dalam pembangunan, Emanuel mengingatkan IKKS agar tetap menjaga identitas, adat dan budaya Sentani di tengah keberagaman masyarakat Mimika.
Ia mendorong pengurus melibatkan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar tidak terputus oleh perubahan zaman.
“Mimika adalah rumah kita bersama. Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan latar belakang bukanlah alasan bagi kita untuk terpisah. Sebaliknya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun Kabupaten Mimika secara bersama-sama,” ujarnya.
Emanuel juga meminta IKKS membangun hubungan dengan paguyuban lain, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, perempuan dan pemuda.
Pemerintah Kabupaten Mimika, kata dia, akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai paguyuban serta organisasi kemasyarakatan.
Kepada pengurus baru, Emanuel berpesan agar IKKS menjadi organisasi yang mampu menaungi dan memberdayakan seluruh keluarga besar Sentani tanpa membedakan latar belakang.
“Jadikan IKKS sebagai rumah bersama yang menaungi, mengayomi, melindungi, mempererat persaudaraan, serta memberdayakan seluruh keluarga besar Sentani di Kabupaten Mimika,” katanya.
Ia juga mengajak keluarga besar IKKS bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian Mimika serta mengambil bagian dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing.
“Jadikan kepercayaan ini sebagai tanggung jawab moral untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga besar IKKS, masyarakat Sentani, dan Kabupaten Mimika,” pungkas Emanuel. (LE)



























