TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Masalah klasik sampah kembali menghantui kawasan Pasar Sentral Kabupaten Mimika. Volume sampah yang terus membengkak di luar batas normal memaksa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat mengambil langkah tegas.
Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, mengungkapkan bahwa pemicu utama lonjakan sampah bukan hanya dari aktivitas pedagang, melainkan juga ulah masyarakat luar yang nekat membuang limbah rumah tangga mereka di lokasi pasar.
“Seharusnya area ini khusus untuk sampah para pedagang. Tapi nyatanya, warga dari luar juga ikut membuang di sini. Akibatnya, tumpukan sampah menjadi sangat banyak dan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan,” jelas Sabelina saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, pihaknya sebenarnya telah menugaskan kontraktor pengangkut sampah yang beroperasi dua kali sehari. Namun, beban mereka kian berat lantaran volume sampah tak terkendali. Kondisi ini dinilai tidak efisien dan merugikan semua pihak.
“Kami akan menindak tegas masyarakat yang kedapatan membawa sampah dari luar untuk dibuang di Pasar Sentral. Lokasi ini hanya untuk limbah para penjual, seperti sisa sayuran dari mama-mama pedagang. Buanglah sampah pada tempatnya yang sudah disediakan,” tegas Sabelina.
Dengan penertiban ini, Disperindag berharap fungsi Pasar Sentral dapat kembali normal, serta meringankan kerja para petugas pengangkut sampah yang selama ini kewalahan. (LE)
























