TIMIKA, KONTENMIMIKA.COM – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengungkapkan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi adalah pemanfaatan Gedung Eme Neme.
Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk menggelar berbagai kegiatan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.
Pada tahun 2025 kemarin, pendapatan retribusi Gedung Eme Neme menunjukkan tren positif, bahkan berhasil melampaui angka yang ditargetkan.
“Di tahun 2025, realisasinya mencapai sekitar Rp209 juta atau sebesar 104,5 persen,” kata Marthen, Senin, (18/05/2026).
Meskipun capaian tahun lalu terbilang baik, Marthen mengakui bahwa masih terdapat sejumlah permasalahan di lapangan. Salah satunya adalah ditemukannya pihak ketiga yang telah menggunakan gedung namun belum melakukan pembayaran retribusi sesuai aturan yang berlaku.
Ia mencontohkan penggunaan gedung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun, hingga saat ini, pembayaran atas pemanfaatan tersebut belum juga disetorkan kepada pemerintah daerah.
Menurut Marthen, situasi ini menunjukkan bahwa pengawasan dan proses penagihan terhadap pemanfaatan aset daerah perlu segera diperkuat. Langkah tersebut penting agar setiap penggunaan fasilitas publik yang dimiliki pemerintah dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Mimika.
Berdasarkan catatan BPKAD, realisasi pendapatan retribusi dari Gedung Eme Neme sepanjang tahun 2023 mencapai angka sekitar Rp190 juta. Jumlah tersebut setara dengan 89,75 persen dari target yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Memasuki tahun 2024, pendapatan dari retribusi gedung tersebut justru terkoreksi cukup signifikan. Marthen menjelaskan, realisasi pendapatan mengalami penurunan hingga sekitar 28 persen. Penyebab utamanya adalah pelaksanaan rehabilitasi gedung yang membuat pemanfaatan ruangan tidak dapat berjalan optimal selama proses perbaikan.
“Karena ada rehab gedung, makanya target penerimaan saat itu tidak tercapai,” tandasnya. (LE)

























