TIMIKA, CARTENZNEWS.COM —Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob, S.Sos, MM melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Santy Sondang, SIP, S.Mi, Minggu (26/4) secara resmi membuka acara peringatan Hari Lahir ke-76 (Harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dan Pengajian Akbar Pengurus Wilayah Fatayat NU Papua Tengah di Ballroom Hotel Sarayu, Timika, kota Kabupaten Mimika. Provinsi Papua Tengah.
Peringatan Harlah Fatayat NU ke-76 dan Pengajian Akbar PW Fatayat NU Papua Tengah bertajuk Berdaya, Berdampak, Mendunia dihadiri Ketua PW Fatayat NU Papua Tengah Sholikah, S.Pd, M.Si, Ketua PWNU Papua Tengah Imam Mawardi Ma’sum, SH, Kepala Kementerian Agama Mimika Gabriel Rettobyaan, S.Ag serta tamu undangan.
Santy Sondang dalam sambutannya mewakili Bupati Mimika John Rettob menyampaikan apresiasi kepada PW Fatayat NU Papua Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
“Harlah ke-76 Fatayat NU tahun ini bukanlah sekadar momentum peringatan usia organisasi tetapi juga menjaga refleksi perjalanan pengabdian panjang NU dalam membina generasi perempuan muda yang berakhlak berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Sondang di Timika, Papua Tengah, Minggu (26/4).
Menurutnya, Pengurus Wilayah Fatayat NU Papua Tengah memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) khususnya perempuan muda melalui kegiatan keagamaan, pendidikan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Sondang menambahkan, sudah banyak kegiatan yang dilakukan PW Fatayat NU Papua Tengah seperti pembagian takjil dan juga sahur bersama. Berbagai kegiatan sangat positif di tengah dinamika pembangunan Mimika saat ini.
“Kehadiran organisasi seperti fatayat NU sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, memperkuat persatuan serta membangun karakter generasi yang tangguh dan berintegritas,” kata Sondang lebih lanjut.
Melalui kegiatan pengajian akbar ini, kata Sondang, Pemkab Mimika berharap agar nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di Tengah heterogenitas warga makin kuat dan menjadi benteng dalam menghadapi tantangan sosial di masyarakat.
Selain itu kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi yang mempererat hubungan antara elemen masyarakat di Kabupaten Mimika dan juga di Papua Tengah pada umumnya.
“Sudah ada tiga ya yang sudah terbentuk yaitu di Kabupaten Nabire, Paniai dan Mimika. Pemerintah Kabupaten Mimika senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan seperti ini karena sejalan dengan upaya kita dalam menciptakan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera,” ujar Sondang.
Sondang menghimbau seluruh jajaran PW Fatayat NU untuk terus meningkatkan peran aktif dalam pembangunan daerah khususnya dalam pemberdayaan perempuan meningkatkan kualitas pendidikan serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta.
“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat serta dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan di Kabupaten Mimika,” ujar Sondang. (Dedy)


























