TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika segera membentuk dan melantik koordinator KONI di tingkat distrik untuk memperkuat pembinaan olahraga hingga ke kampung.
Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika Antonius Kemong mengatakan, pembentukan koordinator KONI distrik merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Mimika melalui visi pembangunan “Membangun dari Kampung ke Kota.”
Menurut Antonius, visi tersebut juga perlu diterapkan dalam pembangunan olahraga di Kabupaten Mimika.
Pembinaan atlet, kata dia, tidak boleh hanya berpusat di perkotaan. Kampung dan distrik harus menjadi basis pencarian serta pembinaan bibit atlet potensial.
“Arahan Bupati Mimika, KONI juga harus membangun olahraga dari kampung ke kota. Sesuai AD/ART KONI, pembangunan olahraga harus dimulai dari basic, yaitu kampung dan distrik. Dari situlah kita melakukan penjaringan bibit-bibit atlet potensial untuk dibina menjadi atlet berprestasi,” ujar Antonius.
Dilantik September
Antonius mengatakan, pembentukan sekaligus pelantikan koordinator KONI tingkat distrik telah masuk dalam program KONI Kabupaten Mimika tahun 2026.
Koordinator di masing-masing distrik nantinya akan melibatkan kepala distrik sebagai koordinator.
Pelantikan direncanakan berlangsung pada 5 September 2026 dan dilakukan oleh Bupati Mimika bersama Wakil Bupati Mimika.
Saat ini, KONI Mimika tengah mempersiapkan berbagai kelengkapan administrasi bersama Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Mimika sesuai arahan bupati.
“Sekarang kami sedang melakukan tahapan persiapan administrasi bersama Bagian Tata Pemerintahan Pemda Mimika,” kata Antonius.
Berkaitan dengan PORKAB Mimika 2026
Menurut Antonius, pembentukan koordinator KONI tingkat distrik juga berkaitan dengan rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Mimika 2026.
Nantinya, peserta PORKAB akan berasal dari perwakilan KONI di masing-masing distrik.
“PORKAB Mimika sendiri direncanakan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Mimika,” ungkap Antonius.
Ia berharap keberadaan koordinator KONI di tingkat distrik dapat membuat pembinaan olahraga lebih merata sekaligus memudahkan proses penjaringan atlet potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Mimika.
Dengan demikian, pembinaan atlet tidak lagi terkonsentrasi di pusat kota, tetapi dapat dimulai dari kampung dan distrik sebagai bagian dari upaya membangun prestasi olahraga Mimika dari tingkat paling dasar. (LE)
























