TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Seorang pemuda dibacok menggunakan kapak di rumahnya di Jalan Perintis, Kelurahan Koperapoka, Kabupaten Mimika oleh rekan temannya, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul pukul 00.30 WIT.
Korban mengalami luka bacok di bagian kepada pas di belakang telinga hingga dilarikan dirumah sakit hingga mengalami kritis.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi berinisial DA, dirinya bersama temannya YD, dan korban YPR sedang duduk di teras rumah yang beralamat di Jalan Perintis sambil mengonsumsi minuman bir.
Beberapa saat kemudian, datang seorang teman lain berinisial Y yang berinisial F.
Setelah tiba, F langsung dihampiri oleh Y dan saat itu dirinya sempat ingin mendekati mereka, namun Y mengatakan agar DA tidak perlu mendekat. Oleh karena itu, saksi DA masuk ke dalam rumah dan meninggalkan mereka berbicara.
Selang beberapa menit kemudian, datang sekitar lima orang yang berasal dari, setelah itu terjadi percakapan antara YD dan F dengan kelompok tersebut yang kemudian berujung pada cekcok mulut. Setelah cekcok tersebut, kelima orang tersebut sempat meninggalkan lokasi.
Namun sebelum pergi, salah satu dari mereka mengatakan, “ko tunggu e, sebentar sa datang.”
Tidak lama kemudian, kelompok tersebut kembali dan membuat keributan dan salah satu dari mereka masuk ke halaman rumah dan DA berlari dan menahannya serta menyuruhnya keluar dari halaman rumah.
Kemudian YD dan F mendatangi serta menghadapi sekitar empat orang dari kelompok tersebut. Salah satu dari mereka tetap bersikap agresif hingga akhirnya mundur. Pada saat itu, salah seorang temannya memberikan sebuah kampak kepada pelaku.
Selanjutnya korban YPR kemudian keluar rumah dengan tujuan hanya untuk melihat situasi yang sedang terjadi.
Pelaku sempat mengayunkan kampak ke arah YPR namun tidak mengenainya.
Selanjutnya, korban terjatuh atau terpleset. Ketika korban dalam posisi terjatuh, pelaku kembali mengayunkan kampak ke arah korban dan mengenai korban selanjutnya para pelaku melarikan diri.
“Saat itu mereka sedang minum kemudian datang lima orang dalam keadaan mabuk, mengancam kemudian pergi. Tidak lama datang lagi menyerang koran dan temannya dengan senjata tajam kapak. Kemudian mengenai korban dan para pelaku kabur,” jelasnya.
Kasi Humas menambahkan saksi bersama temannya dengan membawa parang sempat melakukan pengejaran terhadap para pelaku tapi para pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kemudian saksi menanyakan kepada F mengenai identitas pelaku, dan F menjawab bahwa pelaku berinisial YK.
Saat ini Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, motif para pihak yang terlibat, serta keberadaan terduga pelaku.
Polres Mimika juga mengimbau kepada seluruh pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diharapkan dapat segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Hingga saat ini korban masih mendapat perawatan di RSUD Mimika tetapi beruntung sudah melewati masa kritisnya dan menjalani masa pemulihan.


























