TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Aksi pencurian ternak kembali merugikan warga kecil di SP1 Kelurahan Wonosari Jaya. Sebanyak 6 (enam) ekor anak babi milik seorang peternak raib digondol komplotan maling saat jam warga masih terlelap, Selasa dini hari, 24 Mei 2026, pukul 04.00 WIT.
Dua pekan berselang, komplotan yang sama diduga kembali beraksi. Kali ini sasarannya sepeda motor warga di Jalan Garuda, SP1, pada 8 Juni 2026.
Berkat laporan dan penyelidikan cepat, Polsek Mimika Baru berhasil mengamankan satu pelaku di rumahnya di kawasan SP1, Selasa (9/6) siang. Barang bukti berupa sepeda motor hasil curian ikut diamankan.
“Pelaku diamankan di rumahnya di SP1 beserta barang bukti sepeda motor. Untuk babinya sudah dijual dengan harga di bawah 1 juta, tapi untuk motornya belum sempat dijual,” kata Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Teguh Krisandi Fardha.
Ipda Teguh menyebut komplotan ini punya pola. Mereka beraksi sekitar jam 04.00 WIT karena kondisi sepi dan warga masih tidur. Ternak babi dipilih karena cepat laku dan harganya tak bisa dinego korban.
TKP Berbeda, Pelaku Kompolotan yang sama
1. TKP 1 di SP 1 Gang Bulog – 6 ekor anak babi dicuri 24 Mei 2026 pukul 04.00 WIT
2. TKP 2 di Jalan Garuda SP 1 – 1 unit motor dicuri 8 Juni 2026
“Babinya sudah dijual (dengan harga) di bawah 1 juta. Motornya belum sempat dijual karena keburu kami amankan,” ujarnya.
Dari pengakuan pelaku, aksi ini tidak dilakukan sendiri. Ia beraksi bersama komplotan. Polisi kini fokus mengembangkan kasus untuk memburu para pelaku lain.
“Pelaku yang kami amankan mengaku beraksi bersama komplotannya. Kami sedang dalami dan melakukan pengembangan terhadap komplotannya,” ungkap Ipda Teguh.
Kanit Reskrim menegaskan identitas anggota komplotan lain sudah masuk radar polisi. Ia meminta para pelaku segera menyerahkan diri.
“Kami kembali mengingatkan agar para pelaku menyerahkan diri karena identitas sudah kami kantongi, dan pastinya kami akan memburu hingga para pelaku diamankan,” tegasnya.
Untuk warga, terutama peternak dan pemilik motor, Ipda Teguh minta agar lebih ketat menjaganya. Pasang gembok ganda, lampu sensor, dan jangan letakkan kunci motor sembarangan.
“Lihat orang asing mondar-mandir jam rawan? Jangan tunggu sampai kejadian. Segera laporkan ke Call Center 110. Gratis, 24 jam, langsung direspons patroli terdekat,” sebutnya.
“Pencegahan lebih baik daripada rugi. Mari jaga kampung kita bersama,” tutup Ipda Teguh.


























