TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Solidaritas Pelajar Timika lakukan aksi demo damai di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP2-SP5, Mimika, Kamis siang (30/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan dalam rangka menuntut hak yaitu Penambahan Kuota Beasiswa ADIK (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dan ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah).
Dalam aksi tersebut massa aksi membawa 12 pamflet bertuliskan:
1) Kami meminta penambahan Kuota Beasiswa Adik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dan Adem (Afirmasi Pendidikan Menengah).
2) Kamu juga ingin mendapatkan pendidikan yang layak seperti mereka.
3) Dinas Pendidikan Mimika segera menambah kuota Beasiswa Adik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dan Adem (Afirmasi Pendidikan Menengah). Pemerintah Kab. Mimika Stop Diskriminasi terhadap OAP yang mau melanjutkan Perguruan tinggi. Dana Otsus dibawa ke mana?
4) Utamakan Beasiswa kepada 7 Suku.
5) Kami Solidaritas Pelajar Timika menuntut kuota Beasiswa Adik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) dan Adem (Afirmasi Pendidikan Menengah).
6) Kami Solidaritas Pelajar Timika menuntut hak kami penambahan kuota Adik dan Adem. Kenapa Pemerintah Mimika melakukan rasisme terhadap pelajar 5 suku dan mengapa mengutamakan 2 suku.
7) Kami butuh Pendidikan Gratis tetapi Kami tidak butuh MGB.
8) Kami memiliki hak berpendidikan.
9) Kami punya hak Pendidikan.
10) Stop Kapitalis Pendidikan dalam sekolah dan kampus.
11) Dinas Pendidikan Mimika segera menambah kuota Afirmasi ADIK untuk menunjang pendidikan tinggi.
12) Gratiskan Pendidikan di Tanah Papua.
Selain itu Koordinator Aksi, Ansel Degei dalam orasinya meminta pihak pemerintah menaruh perhatian terhadap niat mereka untuk mendapat keberpihakan pendidikan.
“Kami hanya menuntut hak – hak kami sebagai pelajar. Dari Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika tidak hadir dalam Penyampaian Aspirasi ini padahal kami sudah mengirimkan surat agar hadir dan kami bisa memberikan Pernyataan sikap,” teriak Ansel.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun saat menemui massa aksi mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi interna Pemerintah Daerah Mimika, dan akan menangani langsung penyampaian aspirasi tersebut.
“Mari kita bersama – sama diskusi agar aspirasi ini bisa dibawa ke pimpinan, yang akan kita fasilitasi nantinya. Apa yang disampaikan adik-adik sekalian akan dipublikasikan, dan bapak bupati pasti akan mengetahui hal ini,” tandasnya.
























