TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika Distrik Alama menggelar pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bertempat di Hotel Grand Tembaga Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan ini resmi dibuka langsung Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika Fransiskus Bokeyau S.Pd mewakili Bupati Mimika Johanes Rettob. Turut hadir Kepala Distrik Alama Ruben Dolame, peserta dari 11 kampung yaitu kampung Alama, Tagara Lama, Wiarem, Unimogon, Senawak, Enggin, Geselema, Bemoki, Denggelo, Kilmit, dan Puruwa serta tamu undangan.
Fransiskus Bokeyau dalam sambutan menyampaikan Musrenbang Distrik Alama merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dlaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik guna memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Disirik Alama.” ujarnya
Ia katakan melalui musrenbang ini, kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.”ungkapnya
Fransiskus Bokeyau mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk di distrik Alama yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.
Namun demikian, kita juga menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus dihadapi bersama, antara lain keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui Musrenbang rkpd tahun 2026 1ni, saya mengajak kita semua untuk:
1. Menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.
2. Mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
4. Mempercepat pembangunan infrastruktur dasar guna membuka aksesibilitas antar wilayah.
5. Memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta Musrenbang dapat berperan aktif dalam memberikan masukan, saran dan usulan yang konstruktif demi kemajuan Distrik Alama.”tutupnya (Dedy LG)



























