TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mewakili Bupati Mimika, Johanes Rettob membuka pelaksanaan Musyawarah Adat Suku Kamoro yang berlangsung di gedung Tongkonan, Rabu 3 Desember 2025.
Abraham dalam sambutan mengatakan Musdat bukan hanya sebagai forum untuk memilih pengurus adat, tetapi juga sebagai momentum untuk meneguhkan jati diri, memperkuat solidaritas dan memastikan keberlanjutan budaya dan hak-hak masyarakat Kamoro dan Mimikawe.
“Suka Kamoro dan Mimikawe adalah bagian yang tak terpisahkan dari sejarah, identitas dan kekuatan daerah kita. Nilai-nilai Ipere, Pomako, dan kearifan leluhur yang diwariskan turun-temurun telah membimbing masyarakat dalam menjaga harmoni dengan alam, sesama, dan sang Pencipta. Tugas kita melestarikan nilai-nilai ini agar tetap hidup dan relevan untuk generasi mendatang ” ujar Abraham
Abraham menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan ruang, pengakuan dan dukungan terhadap lembaga adat sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka dan infrastruktur tetapi juga dari kemampuan menjaga indentitas budaya, melindungi hak ulayat dan memastikan masyarakat adat sebagai subjek bukan obyek pembangunan.” tambahnya
Melalui Musdat periode 2025-2030 Ia berharap lahir pemimpin yang amanah dan berintegritas yang mampu mengayomi seluruh marga dan responsif terhadap tantangan zaman.
“Perbedaan adalah hal yang biasa, namun yang terpenting adalah tujuan bersama untuk kemajuan masyarakat adat dan daerah kita” kata Abraham. (Dedy Lg)




























