TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyoroti gangguan keamanan yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga menghambat penerbangan dan pelaksanaan pembangunan di wilayah tersebut.
“Memang ada gangguan keamanan di Jila. Ini tentu berdampak terhadap masyarakat, termasuk aktivitas penerbangan dan pembangunan di sana,” ujar Emanuel saat diwawancara awak media di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis (20/8/2026).
Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah menerima laporan mengenai gangguan keamanan di Jila yang turut memengaruhi kehidupan masyarakat setempat.
Bahkan, kata dia, terdapat laporan mengenai korban jiwa serta sejumlah warga, terutama perempuan, yang terdampak akibat situasi keamanan tersebut.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan memperhatikan kondisi tersebut dan menyiapkan langkah penanganan bersama pihak terkait.
Gangguan keamanan di Jila juga berdampak terhadap pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Emanuel mengatakan secara umum perayaan HUT Kemerdekaan berlangsung lancar di hampir seluruh distrik di Kabupaten Mimika.
“Hampir 99 persen distrik bisa melaksanakan kegiatan 17 Agustus, terutama di wilayah pesisir. Masyarakat tetap bisa merayakannya dengan meriah meskipun sarana yang tersedia terbatas,” katanya.
Menurut Emanuel, antusiasme masyarakat untuk memperingati HUT Kemerdekaan tetap tinggi meskipun sejumlah wilayah masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
Namun, kondisi berbeda terjadi di Distrik Jila. Insiden keamanan membuat masyarakat tidak dapat melaksanakan kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan seperti di distrik lainnya.
Ia berharap kondisi keamanan di seluruh wilayah Mimika, termasuk distrik-distrik pedalaman, dapat semakin kondusif.
Dengan kondisi keamanan yang stabil, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, dan pembangunan dengan lebih aman.
“Pemerintah akan terus memperhatikan kondisi wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses maupun keamanan agar pelayanan pemerintah dan pembangunan dapat berjalan lebih merata,” tandas Wabup Emanuel Kemong. (LE)
























