TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Seorang pelajar berinisial BW (20), Minggu (12/4) ditemukan meninggal dunia tergantung seutas tali tambang yang diikat pada kayu penahan seng dengan posisi berlutut di belakang rumahnya, RT 01, Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona mengatakan, Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumalena didampingi PS Kanit Intel Aiptu Agus Purnomo, Kajaga Regu III Aipda Fernando serta Kepala Distrik Mimika Timur Bapak Raymond Tanser, S.Sos dan tokoh masyarakat Iwan Tamher mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Setiba di TKP, personil mendapati korban BY dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan tali tambang jemuran warna biru ukuran 2 inci melilit dileher korban posisi berlutut di tanah mulut mengeluarkan cairan putih,” ujar Hempy Ona di Timika, Papua Tengah, Minggu (12/4).
Menurut Hempy Ona, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian melaporkan kepada keluarga dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Mimika Timur segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga mengalami permasalahan pribadi terkait hubungan percintaan yang belum terselesaikan sehingga mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya.
Kapolsek Mimika Timur Alex Soumalena bersama unsur pemerintah distrik turut melayat ke rumah duka serta menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.
“Pihak keluarga korban menerima kematian korban dan tidak mau dilakukan visum dan langsung dilakukan pemandian terhadap korban,” kata Alex Soumalena.
Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian tetap melakukan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat guna menghindari potensi konflik serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga. (ST)



























