TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Polres Mimika kembali bebaskan tahanan pelaku konflik Kwamki Narama melalui Restorative Justice yang dipimpin langsung oleh Papua Tengah Kombes Pol Jeremias Rontini didampingi Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman di Mapolres Mimika, Kamis (26/2/2026).
Sebelumnya pembebasan tahanan konflik Kwamki Narama pertama dilakukan oleh Polres Mimika bersama Pemkab Mimika pada Kamis (29/1/2026) sebanyak 21 orang. Untuk pembebasan kedua ini pihak Polres Mimika membebaskan sebanyak 11 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Puncak Naftali Akawal para Tokoh Masyarakat dan agama.
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengatakan, pembebasan tahanan ini merupakan kerjasama Pemerintah dengan Kepolisian dilakukan dengan tujuan agar Kwamki Narama kembali normal, aman, tertib dan kondusif. Sehingga kedepannya tidak ada lagi konflik atau perang yang sangat mengganggu Kamtibmas yang tidak bisa membuat masyarakat maju.
“Terima kasih kepada Kapolda dan Kapolres yang sudah membina masyarakat sehingga menjadi baik dan terbukti sekarang dibebaskan,”ungkapnya.
Kemudian Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal mengatakan, dengan dibebaskannya para tahanan tersebut pihaknya akan melakukan akan mengawal terus masyarakatnya sehingga tidak lagi membuat konflik yang mengganggu Kamtibmas di Mimika.
“Kami akan kawal mereka, mereka yang akan menjadi keamanan di Kwamki Narama tidak boleh buat konflik lagi. Kami mendukung program-program Pemkab Mimika di Kwamki Narama agar mereka bisa bekerja dan tidak membuat konflik lagi,”ungkapnya.
Kapolda mengatakan, Polisi melakukan RJ dengan pertimbangan Kamtibmas, dengan momen inu masyarakat yang berkonflik sadar kemudian berhenti dan menyudahi konflik serta kedepannya tidak terjadi lagi.
“Dengan dilakukannya mekanisme RJ saya selaku Kapolda berharap bisa dijadikan momen bagi masyarakat yang berkonflik stop konflik itu. Kedepan kita bangun Kwamki Narama sesuai dengan program-program pemerintah khususnya Pemkab Mimika yang sesuai dengan astacita Presiden,”tuturnya.
Kapolda mengimbau dan mengajak masyarakat bersama-sama bahu membahu membangun Kwamki Narama dengan metode yang berbeda.
“Saya berharap jangan ada lagi konflik, mari kita bersama-sama membangun Kwamki Narama. Kami aparat keamanan sangat mendukung upaya-upaya membangun Kwamki Narama untuk kemajuan masyarakat disana,”ujarnya.
























