TIMIKA, CARTENZNEWS.COM– Kabupaten Mimika – Provinsi Papua tengah dilanda berita dukacita, lantaran kehilangan salah satu pemimpin distriknya.
Ruben Dolame, Kepala Distrik Alama, dikabarkan tutup usia saat menjalankan tugas di wilayahnya. Kepergian ini menyisakan duka yang mendalam bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Dipimpin langsung oleh Bupati Johannes Rettob (JR), seluruh peserta upacara diajak untuk mengheningkan cipta sebagai wujud penghormatan terakhir kepada almarhum. Suasana khidmat mewarnai upacara bendera yang digelar di Kantor Bupati Mimika pada Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, Bupati mengungkapkan bahwa kepergian Ruben Dolame merupakan kehilangan besar. Terlebih karena almarhum wafat dalam keadaan aktif melayani masyarakat di Distrik Alama. Bupati menyebut hal itu sebagai bentuk pengabdian dan dedikasi yang patut menjadi teladan.
“Duka ini adalah duka kita semua. Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh warga Mimika menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Beliau wafat dalam tugas, itu adalah bentuk pengabdian yang luar biasa,” ujar Johannes Rettob dengan nada penuh haru.
Lebih lanjut, Bupati mengumumkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati akan segera bertolak ke lokasi. Rencana ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan langsung kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras Ruben Dolame selama menduduki jabatan sebagai Kepala Distrik Alama. Menurut Bupati sosok almarhum akan sangat dirindukan, tidak hanya oleh keluarga tetapi juga oleh jajaran pegawai dan masyarakat yang merasakan langsung dedikasinya.
Di akhir pernyataannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Kami semua kehilangan sosok berdedikasi. Semoga semua pengabdiannya menjadi amal ibadah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.
Sebagai informasi, Ruben Dolame mulai mengemban amanah sebagai Kepala Distrik Alama sejak Desember 2023, menyusul rotasi pejabat yang dilakukan Bupati Mimika. Selama kurang lebih dua setengah tahun menjabat, ia dikenal sebagai sosok yang tekun hingga akhir hayatnya di bulan Mei 2026. (LE)

























