NABIRE, CARTENZNEWS.COM — Pemerintah melalui Program Strategis Nasional (PSN) memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang ditandai dengan kegiatan ground breaking di Kampung Waroki, Distrik Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (8/4).
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut dilakukan dalam upaya nyata mempercepat pembangunan infrastruktur di Papua Tengah.
Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kepala Staf Komando Resor Militer (Kasrem) 173/Praja Vira Braja (PVB) Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa yang mewakili Danrem Praja Vira Braja bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat menghadiri kegiatan tersebut.
Danrem Praja Vira Braja Brigjen TNI Vivin Alivianto, SIP dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasiter mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
“Program ini merupakan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan akses konektivitas yang lebih baik,” ujar Vivin Alivianto melalui keterangan tertulis dari Jayapura, Papua, Rabu (8/4).
Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi penghubung vital yang mempermudah akses antarwilayah, khususnya di Distrik Kimi dan sekitarnya. Dengan terbukanya akses transportasi, aktivitas ekonomi masyarakat diyakini akan semakin berkembang sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Pada tahap awal, pembangunan mencakup empat unit jembatan, terdiri dari dua jembatan beton dan dua jembatan armaco. Proyek ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas dan mendukung integrasi pembangunan di wilayah Papua Tengah.
Momentum ground breaking ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI serta seluruh elemen masyarakat. Dukungan dari tokoh agama, adat, dan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan ini merupakan harapan bersama untuk masa depan yang lebih baik.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, diharapkan tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Nabire. (ST)





























