TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Empat orang menjadi korban pencurian dan kekerasan (Curas) di jalan Bugenfil Mimika tepatnya di penjual Esti ( Es tiga ribu) hingga tangannya putus ditebas pelaku, Rabu (28/1/2026) malam.
Empat korban tersebut adalah FMK mengalami tangan putus karena ditebas pelaku dan korban lainnya yaitu SHR (18) pelajar, akibat kejadian tersebut Barang milik korban diambil oleh pelaku saat kejadian berupa: ( 1 Unit Hp Mrek Samsung Warna abu²)
MFEK (18) Pelajar, akibat kejadian tersebut barang milik korban berupa : ( 1 unit Hp Merk Pocco M60 warna silver & 1 Unit Motor Honda Scoopy 110 cc Warna Merah Hitam diambil oleh pelaku)
AA (20) Pekerjaan swasta, akibat kejadian tersebut barang yang di ambil oleh pelaku berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam.
“Dua saksi yang kami mintai keterangan sedangkan pelaku masih dalam penyelidikan,”kata Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha.
Untuk kronologis kejadian Kanit Reskrim menjelaskan awalnya saat itu para korban dan saksi yang berjumlah sekitar enam orang sedang nongkrong di tempat jualan es tea di jalan Bougenville, tiba-tiba para pelaku sekitar empat orang dengan menggunakan dua unit sepeda motor menghampiri para korban dan langsung mengatakan ‘kalian ini sudah ka’ dan langsung korban MFEK membalas dengan kata ‘sa kenapa kax’.
Selanjutnya tiba-tiba salah satu pelaku dengan menggunakan jaket hoody warna abu-abu turun dari motor sambil membawa sebilah senjata tajam kemudian mengancam para korban dengan menggunakan parang, setelah itu para korban berusaha menghindar dan sebagian lari dan setelah berlari korban FMK Berteriak ‘saya tangan putus’.
Kemudian para pelaku mengambil motor milik FMEK berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan motor honda Vario serta HP milik korban lainnya . Setelah kejadian tersebut pelaku langsung kabur membawa sepeda motor dan Hp ke arah gorong-gorong.
Kanit Reskrim menambahkan setelah itu korban lari bersama 2 teman untuk mengambil motor dan saat itu menemukan potongan tangan kiri korban FMK yg tergeletak di pinggir jalan,lalu syambil dan langsung bawa ke RSUD dan menemui korban FMK sudah berada di RSUD dalam penanganan Medis.
“Berdasarkan keterangan saksi korban bersama teman-temannya sedang duduk didepan ruko tiga putra sambil minum es tea, tidak lama kemudian pelaku datang berjumlah empat orang dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Kemudian terjadilah cekcok korban dianiaya dan pelaku mengambil barang berharga para korban selanjutnya kabur,”jelasnya. (red)




























