TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Bupati Mimika Johannes Rettob mengukuhkan kepengurusan Kerukunan Masyarakat Batak Mimika Papua (KMB-MP) Periode 2025–2028 di Timika, 30 Agustus 2026.
Dalam prosesi tersebut, Johannes juga menyerahkan pataka organisasi kepada Ketua KMB-MP terpilih, Lantas Hutabarat, sebagai simbol tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
Prosesi diawali dengan pembacaan naskah pengukuhan oleh Bupati Mimika yang kemudian menetapkan Lantas Hutabarat sebagai Ketua KMB-MP Periode 2025–2028 bersama seluruh jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Johannes berharap kepengurusan baru KMB-MP mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas, kebijaksanaan dan dedikasi.
Ia juga berharap KMB-MP dapat terus menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan masyarakat Batak sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Mimika.
“Semoga Kerukunan Masyarakat Batak Mimika Papua senantiasa menjadi organisasi yang menjunjung tinggi persaudaraan, memperkuat persatuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Mimika,” harapnya.
Setelah pengukuhan, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan tongkat kepemimpinan dari pengurus periode sebelumnya kepada Lantas Hutabarat.
Penyerahan tersebut menjadi simbol beralihnya tanggung jawab kepemimpinan organisasi kepada pengurus baru.
Selain tongkat kepemimpinan, pataka KMB-MP juga diserahkan sebagai simbol kehormatan dan tanggung jawab pengurus dalam menjalankan visi serta misi organisasi selama masa kepengurusan.
Bupati menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Mimika.
“Keberadaan berbagai paguyuban di Mimika merupakan kekuatan sosial yang dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat,” sebutnya.
KMB-MP diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Batak, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat. (LE)



























