TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 di Kabupaten Mimika mendapat penilaian positif dari Pengawas Kantor Regional (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kesiapan sarana dan prasarana, kestabilan jaringan internet, penerapan tata tertib hingga kedisiplinan peserta dinilai berjalan baik. Pelaksanaan tahun ini juga disebut mengalami peningkatan dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya.
Salah satu Pengawas Kanreg IX BKN, Samsul Rizal, S.Kom., M.M., mengatakan infrastruktur yang disiapkan panitia lokal telah memenuhi standar teknis yang ditetapkan BKN.
“Secara keseluruhan, infrastruktur di lokasi ini sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan BKN. Persyaratan minimal spesifikasi komputer, seperti prosesor Core i5 hingga Core i7, terpenuhi dengan sangat baik,” ujar Samsul saat ditemui wartawan belum lama ini.
Menurutnya, kualitas perangkat komputer yang digunakan peserta mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Selain perangkat, jaringan internet yang digunakan selama tes juga dinilai stabil sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan profiling berbasis komputer.
“Kinerja jaringan internet atau bandwidth cukup stabil dengan angka latensi yang tercatat dua digit, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” jelasnya.
Dari sisi kehadiran dan kemampuan peserta mengikuti tes berbasis komputer, Samsul menilai secara umum peserta menunjukkan keseriusan yang tinggi.
Sekitar 90 persen peserta dinilai mampu mengikuti proses dengan baik. Meski masih terdapat sejumlah peserta yang datang terlambat, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan oleh panitia.
“Memang tercatat beberapa kasus keterlambatan, namun secara keseluruhan masih dapat dikendalikan dengan baik. Terkait pemahaman terhadap sistem aplikasi, peserta terlihat cukup mampu mengikuti teknologi yang digunakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perbedaan usia dan kemampuan menggunakan teknologi tidak menjadi kendala berarti.
Sistem yang digunakan dirancang sederhana sehingga peserta cukup menggunakan mouse untuk membaca soal dan memilih jawaban. Arahan singkat dari panitia sebelum tes juga membantu peserta memahami mekanisme pengerjaan.
“Tujuan utama kegiatan pemetaan ini adalah agar setiap ASN benar-benar mengenali potensi dan posisinya sendiri, sehingga dapat diketahui di mana penempatan yang paling cocok bagi mereka. Prinsip yang kami terapkan adalah the right man on the right place, yaitu menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat,” paparnya.
Menurut Samsul, hasil profiling akan menggambarkan posisi kompetensi masing-masing ASN dalam peta kompetensi nine box.
Pemetaan tersebut diharapkan membantu Pemerintah Kabupaten Mimika dalam melihat persebaran talenta ASN secara lebih objektif, termasuk menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi dan karier pegawai.
“Setelah kegiatan ini selesai, akan terlihat posisi setiap ASN dalam peta kompetensi nine box. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Bupati dapat memetakan persebaran talenta pegawai secara objektif,” tambahnya.
Samsul berharap sosialisasi mengenai tujuan dan manfaat profiling dapat dilakukan lebih intensif kepada seluruh ASN di Kabupaten Mimika. (LE)




























