MIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Mimika mulai mengkaji rencana pembangunan ruas jalan Agimuga–Fakafuku–Timika. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika menggelar seminar pendahuluan studi kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek tersebut di Hotel Front One, Timika, Jumat, 21 Agustus 2026.
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong membuka seminar yang turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan konsultan dari PT Ady Citra Consultant.
Kepala Distrik Agimuga Aryanus Katagame, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, dan tokoh adat juga hadir dalam kegiatan itu.
Emanuel mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu kunci untuk membuka keterisolasian wilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antardaerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar.
Karena itu, ia meminta rencana pembangunan ruas Agimuga–Fakafuku–Timika disiapkan berdasarkan kajian yang matang dan terukur.
“Oleh karena itu, rencana pembangunan ruas jalan Agimuga–Fakafuku–Timika ini harus dipersiapkan secara matang, terukur, dan berlandaskan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Emanuel.
Menurut dia, studi kelayakan dan DED tidak cukup hanya melihat aspek teknis. Kondisi sosial masyarakat, ekonomi, lingkungan, tata ruang, budaya, serta karakteristik geografis wilayah perlu diperhitungkan.
Kajian yang komprehensif, kata Emanuel, akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan tahapan pembangunan jalan tersebut.
“Saya berharap aspek teknis, sosial, ekonomi, lingkungan, tata ruang, budaya, serta kondisi geografis dan karakteristik wilayah benar-benar menjadi perhatian utama dalam penyusunan kajian ini,” ujarnya.
Ia juga meminta konsultan bekerja secara profesional dan terbuka terhadap masukan dari pemerintah maupun pemangku kepentingan di wilayah yang terdampak pembangunan.
Komunikasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal dinilai penting agar hasil studi tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis, tetapi juga sesuai dengan kondisi lapangan.
“Saya berpesan agar bekerja secara profesional, terbuka terhadap berbagai masukan, serta senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan para pemangku kepentingan terkait,” kata Emanuel.
Seminar pendahuluan tersebut menjadi tahap awal penyusunan dokumen studi kelayakan dan DED pembangunan jalan Agimuga–Fakafuku–Timika. Pemerintah daerah berharap kajian itu menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pijakan pembangunan infrastruktur sekaligus membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mimika. (LE)



























