JAKARTA, CARTENZNEW.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, meraih dua penghargaan dalam Koperasi Awards 2026 yang digelar Kementerian Koperasi di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026. Penghargaan itu diberikan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob dan Kepala Dinas Koperasi Mimika Samuel Yogi.
Johannes Rettob menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Adapun Samuel Yogi menerima Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha. Samuel menerima kedua penghargaan tersebut dalam acara itu dengan mewakili Bupati Mimika.
Samuel mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan koperasi di Mimika. Namun, dia menganggap penghargaan itu sekaligus sebagai dorongan untuk memperbaiki kualitas koperasi.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Mimika sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan koperasi di daerah,” kata Samuel seusai menerima penghargaan di Jakarta.
Nama Johannes Rettob tercatat dalam daftar penerima Bakti Koperasi Nayaka Mahambara bersama sejumlah kepala daerah dan gubernur. Sementara Samuel masuk dalam daftar penerima Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha, penghargaan bagi kepala perangkat daerah yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan koperasi.
Menurut Samuel, penghargaan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai seremoni. Pemerintah daerah, kata dia, masih memiliki pekerjaan untuk memastikan koperasi di Mimika berkembang secara kelembagaan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.
“Koperasi bukan hanya harus bertambah secara jumlah, tetapi juga harus sehat secara kelembagaan, profesional dalam pengelolaan, memiliki usaha produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota,” ujarnya.
Dinas Koperasi Mimika akan memperkuat pembinaan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas pengelola koperasi. Langkah itu ditujukan agar koperasi dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Samuel mengatakan pengembangan koperasi membutuhkan kerja sama pemerintah, pengurus, dan anggota. Menurut dia, koperasi perlu bergerak melampaui pemenuhan aspek administratif dan mulai memperkuat kegiatan usaha yang produktif.
Koperasi juga dinilai dapat berperan dalam memperluas akses masyarakat terhadap modal dan pasar serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.
Di Mimika, Samuel berharap koperasi dapat masuk lebih jauh dalam rantai ekonomi daerah. Dengan potensi ekonomi yang dimiliki daerah tersebut, koperasi diharapkan membuka ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi.
“Harapan kami, koperasi di Mimika semakin maju, profesional, mandiri, dan mampu menjadi salah satu kekuatan serta instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di Papua Tengah,” kata Samuel. (LE)























