TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan modal usaha kepada 44 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Mandiri. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang secara sukarela menyatakan siap lulus atau graduasi dari kepesertaan bantuan sosial PKH.
Penyerahan bantuan berlangsung di Grand Tembaga Hotel, Timika, Jumat (24/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Pali Amba. Hadir pula Kepala Dinas Sosial Mimika Hasan Kemong.
Petrus mengatakan, graduasi PKH bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan keluarga penerima manfaat yang mampu meningkatkan kesejahteraan sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.
“Ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan. Menjadi keluarga mandiri adalah tujuan utama dari setiap program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah,” kata Petrus.
Menurut dia, bantuan sosial bukan tujuan akhir, melainkan jembatan bagi masyarakat untuk bangkit, berkembang, dan akhirnya mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Ia menjelaskan, Program Keluarga Harapan telah berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, serta penguatan ekonomi keluarga. Namun, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima bantuan, melainkan dari semakin banyak keluarga yang mampu mandiri.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta graduasi PKH Mandiri. Keberhasilan ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus bekerja keras, mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan membangun masa depan keluarga yang lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada para peserta graduasi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha produktif masyarakat.
Petrus berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijaksana dan dikelola dengan penuh tanggung jawab agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
“Jadikan bantuan ini sebagai modal untuk bertumbuh, bukan sekadar tambahan penghasilan sesaat. Bangun usaha dengan disiplin, jujur, tekun, dan penuh semangat sehingga ke depan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan berbagai elemen masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak keluarga yang mampu keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial dan menjadi masyarakat yang mandiri serta sejahtera. (LE)


























