TIMIKA, CARTENZNEWS.COM — Jenazah Junius Magai, korban pembunuhan sadis di Jalan WR Supratman dibakar keluarganya di Distrik Kwamki Narama, Kabupatem Mimika, Papua Tengah, Rabu (1/4) sore.
Jenazah Magai dibakar di perempatan kios panjang Kampung Landu Mekar, depan Lapangan Pasar Kwamki. Saat jenazah dibakar sempat terjadi keributan dan ketegangan hingga aparat keamanan melakukan tembakan peringatan.
Meski berhasil melakukan prosesi pembakaran jenazah, sekitar pukul 17.47 WIT aparat keamanan lebih dahulu terlibat dalam insiden penembakan di Kampung Mekurima saat berupaya membubarkan massa yang diduga melakukan penyerangan menggunakan anak panah. Ketegangan tak terhindarkan, memicu kepanikan di lokasi kejadian.
Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, aparat dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri dan mencari perlindungan, sebagian berlindung di balik kendaraan taktis (rantis).
Sementara itu, aparat keamanan lainnya terpaksa melepaskan tembakan sebagai upaya untuk memukul mundur massa dan mengendalikan situasi. Belum diketahui pasti apakah insiden tersebut menyebabkan korban entah dari pihak aparat ataupun kelompok yang terlibat.
Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor (Polres) Mimika AKP Hendri A Korwa saat dikonfirmasi membenarkan dibakarnya korban oleh keluarga. “Iya sudah dibakar oleh keluarganya,” ujar Hendri melalui pesan singkat (short message service/SMS).
Terkait kericuhan, menurut Hendri, terjadi dua kali kericuhan yaitu penyerangan terhadap aparat keamanan. “Terjadi rusuh dua kali, mereka serang aparat,” kata Hendri lebih lanjut. (*)




























