• Privacy Policy
  • Redaksi
  • Login
Cartenz News
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Cartenz News
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Cartenz News
No Result
View All Result
Home Hukum
Terduga Korupsi BUMD DKI Fredie Tan Tak Tersentuh Hukum, Whistleblower Malah Jadi Korban

Terduga Korupsi BUMD DKI Fredie Tan Tak Tersentuh Hukum, Whistleblower Malah Jadi Korban

Redaksi Cartenz News by Redaksi Cartenz News
November 8, 2025
in Hukum, Berita Utama, Kriminal
0
580
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CARTENZNEWS.com — Anomali penegakan hukum di Indonesia khususnya di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terlihat vulgar dan masih berlangsung. Seorang terduga korupsi bernama Fredie Tan hingga kini tak tersentuh hukum. Sedangkan Hendra Lie, peniup peluit alias whistleblower justru dihukum atau menjadi korban kesewenangan proses penegakan hukum.

Menurut Hendra, kasus itu bermula saat ia whistleblower dalam kasus dugaan korupsi di tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pempov) DKI Jakarta.

Baca Juga

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

April 23, 2026
Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

April 22, 2026

Pada 2023 tiga BUMD itu yakni PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya, dan PT Jakarta Propertindo dalam kerjasama dengan tujuh perusahaan swasta milik Fredie Tan, melaporkan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE kepada dirinya selaku whistleblower.

Iklan KPU - 1 Abad Nubuatan I.S. Kijne untuk Tanah Papua

“Padahal negara sudah mengalami kerugian dari kerja sama itu dengan nilai kerugian diduga mencapai belasan triliun rupiah,” ujar Hendra Lie melalui keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/11).

Padahal, lanjut Hendra, upaya negara melakukan pemberantasan korupsi juga menjadi komitmen Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah mulai dari pusat hingga daerah. Namun, lanjut Hendra, langkah memberantas praktik korupsi belum seirama dengan penegak hukum selaku ujung tombak pemberantasan korupsi hingga daerah.

“Proses peradilan sesat saya selaku whistleblower berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Selama ini getol menyuarakan dugaan korupsi oleh oknum pengusaha bernama Fredie Tan. Namun, justeru saya dijatuhi hukuman atas apa yang saya suarakan,” katanya.

Hendra menegaskan, upaya Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan dirinya menjadi korban bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi yang menjadi musuh utama bangsa.

“Saya bersama kuasa hukum tidak tinggal diam. Saat ini melalui kuasa hukum kami sedang mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Kami berharap keadilan masih ada di negara ini,” ujar Hendra.

Hendra menegaskan, hukum seharusnya menjadi alat menegakan keadilan dan menghukum yang bersalah. Apalagi mereka terlibat dalam dugaan korupsi. Namun, hukum dipakai menjadi alat membungkam suara kritis masyarakat yang menyuarakan praktik korupsi.

Akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sekaligus ahli yang terlibat dalam pembuatan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Prof Hendri Subianto juga merasa sangat janggal atas pidana yang dikenakan kepada para pihak selaku whistleblower.

“Hendra selaku whistleblower dituduh melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE dalam podcast Kanal Anak Bangsa milik penggiat media sosial Rudi S Kamri,” ujar Prof Hendri Subianto.

Padahal, kata Subianto, suara kritis masyarakat tentang fakta bahwa terdapat dugaan korupsi dijamin oleh ketentuan hukum yang berlaku. Hukuman kepada Hendra selaku whistleblower tidak beralasan.

“Seharusnya kasus dugaan korupsi diusut terlebih dahulu sebelum dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE diproses secara hukum. Ada ketentuan hukum yang menjadi pemidanaan kepada peniup peluit,” ujar Subianto lebih lanjut.

Ketentuan dimaksud Subianto yaitu Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang digunakan penuntut umum untuk mendakwa, yang kemudian dipakai majelis hakim untuk memutus Perkara Pidana Khusus Nomor 457/Pid.Sus/2025/PN Jkt Utr adalah pasal yang sudah tidak berlaku pada saat persidangan kasus tersebut dilaksanakan di PN Jakarta Utara.

Subianto menambahkan, Pasal aquo sudah diganti, sudah diubah, dan sudah diperbaharui menjadi Pasal 45 Ayat 4 juncto Pasal 27A UU Nomor 1 Tahun 2024. Perubahan ini berlaku sejak diberlakukannya UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE, yang diundangkan pada 1 Januari 2024 di Lembaran Negara RI Tahun 2024 Nomor 1, kemudian Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6905.

“Persidangan yang berlangsung tahun 2025 saat ini, seharusnya menggunakan pasal yang berlaku, bukan menggunakan pasal lama yang sudah diubah. Apa yang disampaikan oleh peniup peluit terkait dengan dugaan korupsi oleh Fredie Tan yang bekerjasama dengan perusahaan BUMD di lingkungan pemda DKI Jakarta bukan informasi hoaks,” kata Subianto tegas.

Namun, lanjut Subianto, informasi tersebut berasal dari sumber resmi lembaga negara yaitu Ombudsman RI, terkait fakta tentang temuan maladministrasi oleh Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya. Subianto menambahkan, maladministrasi tersebut yaitu tata kelola PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam kerjasama dengan perusahaan milik Fredie Tan.

Whistleblower, kata Subianto juga membongkar dugaan korupsi oleh oknum pengusaha bernama Fredie Tan dimaksud berdasarkan rekomendasi Ombudsman RI tahun 2014 kepada Direktur PD Pasar Jaya dan Gubernur DKI Jakarta mengenai keberatan ratusan orang pedagang pada pasar HWI/Lindeteves di Jalan Hayam Wuruk Jakarta Pusat atas biaya yang harus ditanggung dalam sewa pasar akibat adanya renovasi pasar.

“Whistleblower juga memiliki informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, termasuk media online bahwa Fredie Tan juga pernah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi namun dibebaskan oleh Kejaksaan Agung tahun 2014 tanpa alasan yang jelas,” katanya.

Hal tersebut, kata Subianto, disampaikan pula whistleblower di dalam podcast Kanal Anak Bangsa. Fredie bahkan terlibat dugaan korupsi dalam kerjasama dengan perusahaan BUMD di lingkungan Pemda DKI Jakarta yaitu PT Jakarta Propertindo dengan perusahaan miliknya sehingga diduga negara dirugikan belasan triliun rupiah.

Menurut Hendra, selaku whistleblower ia tidak tinggal diam sehingga saat ini didampingi tim penasehat hukumnya melaporkan dugaan korupsi dimaksud kepada Kejaksaan Agung melalui Jampidsus guna mengungkap tuntas kejahatan yang sengaja ditutupi oleh oknum penegak hukum yang tidak bertanggungjawab dengan mempidanakan dirinya.

“Belum ada preseden saya selaku whistleblower yang melaporkan perkara korupsi kemudian dipidana. Saya khawatir akan menjadi preseden buruk dalam era keterbukaan di mana diperlukan partisipasi masyarakat yang dijamin ketentuan hukum memberikan informasi atas dugaan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang kurang baik kemudian dipidana atas suara kritisnya,” kata Hendra. (Red)

ShareTweetShareSend
20260321 Idul Fitri KPU Ketua Dete Abugau
Redaksi Cartenz News

Redaksi Cartenz News

Related Posts

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan
Berita Utama

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

April 23, 2026
Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa
Berita Utama

Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

April 22, 2026
Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo
Kriminal

Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo

April 22, 2026
Evaluasi Kinerja Layanan Publik Dinas Dukcapil Mimika Hadirkan Narasumber dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Berita Utama

Evaluasi Kinerja Layanan Publik Dinas Dukcapil Mimika Hadirkan Narasumber dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia

April 22, 2026
Pangdam XVII/Cenderawasih Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Wapres RI di Nabire
Berita Utama

Pangdam XVII/Cenderawasih Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Wapres RI di Nabire

April 21, 2026
Polisi Berikan Pelayanan Antar Jemput Murid-murid SDN Inpres Uta 2 Kapiraya
Berita Utama

Polisi Berikan Pelayanan Antar Jemput Murid-murid SDN Inpres Uta 2 Kapiraya

April 21, 2026
Next Post
Aparat Serahkan Tersangka Penyerangan Nakes dan Guru ke Kejaksaan Jayawijaya

Aparat Serahkan Tersangka Penyerangan Nakes dan Guru ke Kejaksaan Jayawijaya

Distrik Alama Dorong Kesadaran Hukum Aparat Kampung Lewat Sosialisasi Peraturan

Distrik Alama Dorong Kesadaran Hukum Aparat Kampung Lewat Sosialisasi Peraturan

Diskominfo Mimika Gelar Sosialisasi Hadirkan Dewan Pers

Diskominfo Mimika Gelar Sosialisasi Hadirkan Dewan Pers

54 Personel SAR Timika Jalani Uji Periodik Kemampuan dan Keterampilan

54 Personel SAR Timika Jalani Uji Periodik Kemampuan dan Keterampilan

Dari Mimika ke Asia Pasifik: Semangat Persejasi Papua Tengah Menuju Panggung Dunia

Dari Mimika ke Asia Pasifik: Semangat Persejasi Papua Tengah Menuju Panggung Dunia

Iklan KPU Turut Berduka Alm Delince Somou Komisioner KPU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPU Mimika Tetapkan 35 Caleg  DPRD Mimika yang Peroleh Suara Terbanyak dari Enam Dapil pada Pemilu 2024

KPU Mimika Tetapkan 35 Caleg DPRD Mimika yang Peroleh Suara Terbanyak dari Enam Dapil pada Pemilu 2024

March 13, 2024
Roling Pejabat di Lingkup Pemkab Mimika Segera Dilakukan, Johannes Rettob Pastikan Tidak Ada Unsur Politik

Roling Pejabat di Lingkup Pemkab Mimika Segera Dilakukan, Johannes Rettob Pastikan Tidak Ada Unsur Politik

May 28, 2023
KPU Mimika Tetapkan 35 Calon Terpilih Anggota DPRD Mimika Periode 2024-2029

KPU Mimika Tetapkan 35 Calon Terpilih Anggota DPRD Mimika Periode 2024-2029

May 28, 2024
Screenshot 20250429 101401 Facebook

Bupati Mimika Jelaskan Alasan Belum Dilakukan Mutasi Jabatan

April 29, 2025
Penyerahan uang kepala dari Prajurit  Satgas Yonif R 600/Modang kepada  perwakilan keluarga Almarhum Bruno Amenim di rumah duka Kelurahan Bade, Distrik Edera,  Kabupaten Mappi. (FOTO: ISTIMEWA)

Penuhi Adat dan Permintaan Keluarga, Satgas Yonif R 600/Modang Berikan Uang Adat Di Atas Peti Disaksikan Warga

0
Sekretaris PMI Provinsi Papua, dr Raflus Doranggi  memukul tifa sebagai tanda menutup  kegiatan Muskab PMI Kabupaten Puncak  di Hotel Grand Mozza Timika, Papua. (Foto: Cartenz News/Yosefina)

Kembali Pimpin PMI Puncak Papua, Elpina Kogoya akan Bentuk PMR

0
Suasana pelayanan kesehatan di Puskesmas Timika Jaya Kabupaten Mimika. (Foto Yosefina/Cartenz News)

Pelayanan di Puskesmas Timika Jaya 24 Jam

0
Kepada Paus Fransiskus, Uskup Agung Merauke Utarakan Harapannya

Kepada Paus Fransiskus, Uskup Agung Merauke Utarakan Harapannya

0
Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

April 23, 2026
Pejabat Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi Otok Kuswandaru Tampil Saat Evaluasi Kinerja Layanan Publik di Mimika

Pejabat Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi Otok Kuswandaru Tampil Saat Evaluasi Kinerja Layanan Publik di Mimika

April 22, 2026
Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

April 22, 2026
Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo

Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo

April 22, 2026

Recent News

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

Disdukcapil Mimika Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Pemanfaatan Data Kependudukan

April 23, 2026
Pejabat Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi Otok Kuswandaru Tampil Saat Evaluasi Kinerja Layanan Publik di Mimika

Pejabat Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi Otok Kuswandaru Tampil Saat Evaluasi Kinerja Layanan Publik di Mimika

April 22, 2026
Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

Ratusan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 Berangkat Menuju Kampung Keakwa

April 22, 2026
Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo

Seorang Aparatur Sipil Negara Meregang Nyawa Akibat Ditembak Anggota Organisasi Papua Merdeka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo

April 22, 2026
Paskah 2026 - Bagian Ortal Setda Mimika
Cartenz News

Follow Us

Rubrik

  • Berita Utama
  • Editorial
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sosial dan Budaya
  • Sosok
  • Teknologi
Bagian Ortal - Nyepi
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2022 Cartenz News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nasional
  • Pariwara
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Sosial dan Budaya

© 2022 Cartenz News