TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jeremias Rontini minta agar alat berat milik perusahaan agar keluar dari Kapiraya. Ia juga menegaskan perusahaan-perusahaan pencari emas dengan menggunakan alat berat di Kapiraya ilegal.
“Saya perintahkan keluar, tidak ada ijin keluar ini yang membuat konflik di Kapiraya,”katanya
Menurut Kapolda dengan adanya perusahaan dan menggunakan alat berat yang memicu adanya kerusuhan di Kapiraya.
“Dengan masuknya alat sedikit membuat kericuhan itu bahasanya masyarakat. Maka kita minta alat berat ditarik keluar karena memicu konflik dari pandangan kedua belah pihak,”katanya.
Kapolda mengungkapkan, sebelum adanya perusahaan dan alat berat masyarakat disana hidup berdampingan dan melakukan pekerjaan pendulangan.
“Sebelum ada alat berat masuk mereka mendulang dan hidup berdampingan. Setelah alat berat keluar Kita duduk bersama masyarakat maunya seperti apa,”ungkapnya.

























