TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Guru bidang studi bahasa Indonesia bernama Ibu Yuli Lawe ditinju matanya hingga memar oleh oknum orang tua siswa karena menegur anaknya yang bermain basket saat jam pelajarannya.
Ibu guru Yuli mendatangi SPKT Polres Mimika Selasa (24/2/2026) bersama para guru lainnya untuk melaporkan perbuatan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum orang tua siswa tersebut.
Yuli menjelaskan kejadian dipukul oleh orang tua siswa terjadi pada Senin (23/2/2026) pada saat mediasi terjadi dimana awalnya pada Selasa akhir Januari 2026 lalu pada saat dia mengajar siswa tersebut tidak masuk tetapi bermain basket dengan teman-temannya dilapangan.
Kemudian dirinya menegur siswa dan memukul dengan kayu sapu sebanyak satu kali. Kemudian selang dua Minggu kemudian orang tua siswa tersebut melaporkan ke sekolah tangannya patah karena dipukul oleh dirinya.
“Saat itu saya mengajar sudah 15 menit berjalan dua masih diluar maim basket. Kemudian saya datangi dan saya tegur pukul pakai sapu satu kali bukan berkali-kali dan bukan dia sendiri tapi juga teman-temannya,”jelasnya.
Menurutnya tangan siswa tersebut patah karena dipukulnya tidak masuk akal, pasalnya kejadiannya sudah dua minggu yang lalu baru dilaporkan.
“Kejadiannya sudah lama kenapa setelah dua Minggu baru tangannya patah. Jadi ada jeda waktunya dan anaknya dalam keadaan baik-baik saja masuk sekolah sampai masih kelihatan dan kalau memang patah kan sudah dari pertama sudah sakit dan kami tanya setelah saya pukul katanya baik-baik saja tangannya,”ujarnya.
Pada saat mediasi orang tua siswa yang emosi langsung meninju dirinya dan mengancam akan membakar rumahnya.
“Saya dipukul diruang BK oleh ibu siswa itu, kita sedang mediasi tapi mungkin dia emosi terus pukul saya. Kita awalnya bicara baik tapi ibu sudah emosi,”ungkapnya.
Yuli mengungkapkan pihaknya melaporkan agar menjadi pelajaran terhadap maraknya aksi pemukulan terhadap guru yang sering terjadi.
“Kalau tindakan seperti ini didiamkan nanti lama kelamaan akan terus terjadi seperti ini,”tutupnya.




























