TIMIKA, CARTENZNEWS.com – Satgas Ops Trisila – 26 yang berlayar dari Dobo, Kepulauan Aru menuju Timika menggunakan KRI Dorang 874 tiba Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah, Sabtu (7/3/2026) pukul 15.00 WIT.
Setibanya di Pelabuhan Poumako, Wadansatgas Ops Trisila – 26 beserta rombongan disambut dengan tarian khas Suku Kamoro yang dipersembahkan oleh anak-anak Pramuka, binaan Lanal Timika.
Kedatangan Wadansatgas Ops Trisila – 26 beserta rombongan ini sambutan secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mimika, Fransiskus Bokeyau, Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Pjs. Danlanal Timika, Kapten Laut (PM) Samsul Hadi dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Wadansatgas Ops Trisila – 26 beserta rombongan di Kabupaten Mimika dalam rangka Operasi Trisila 2026.
“Kehadiran KRI Dorang 874 ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut (AL) dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia,” ujarnya.
Kapten Laut (PM) Samsul Hadi berharap agar pelaksanaan Operasi Trisila – 26 ini dapat memberikan dampak yang baik dan positif bagi masyarakat di Kabupaten Mimika.
“Lanal Timika siap mendukung pelaksanaan Operasi Trisila 2026 ini, serta untuk memperkuat sinergitas satuan demi keberhasilan tugas,” ungkapnya.
Wadansatgas Ops Trisila – 26, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, M. Tr. Hania, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa Operasi Trisila 2026 ini merupakan program TNI AL, progam ini dibawah kendali Pangko Armada RI yang dilaksanakan selama 120 hari.
“Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama, dilaksanakan oleh Pangkoarmada III di Sorong. Kemudian tahap kedua dilaksanakan oleh Pangkoarmada II yang ada di Surabaya, dan tahap ketiga dilaksanakan oleh Pangkoarmada I yang ada di Tanjung Pinang,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa TNI AL saat ini sedang melaksanakan tahap pertama, yaitu Pangkoarmada III yang berada di Sorong, Papua Barat Daya.
“Tujuannya Operasi Trisila 2026 adalah untuk menjaga kedaulatan kesatuan negara Republik Indonesia. Menegahkan hukum dan mencegah pelanggaran yang terjadi di laut,” ungkapnya.
Selain itu, TNI AL juga melakukan pembinaan potensi maritim dengan melaksanakan karya bakti di pangkalan yang akan disinggahi. Baik itu bakti sosial, bakti kesehatan.
“Kita juga melaksanakan pembinaan profesional matra laut, berupa latihan-latihan dan lain-lain,” katanya.
Selain itu, Wadansatgas Ops Trisila – 26 berharap agar dalam pelaksanaan program Operasi Trisila 2026 selama dua hari di Mimika dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Satgas Trisila 2026 memberikan kesempatan kepada masyarakat Mimika untuk berkunjung (naik) ke KRI Dorang 874 di Pelabuhan Poumako selama dua hari, yaitu Minggu-Senin pukul 10.00-16.00 WIT.




























