TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Polda Papua Tengah terus mengintensifkan langkah pencegahan guna mengurangi dampak konflik bersenjata yang terjadi di sejumlah wilayah. Selain meningkatkan patroli keamanan, kepolisian juga memperluas penyampaian imbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan yang dinilai rawan.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini mengatakan upaya tersebut telah dilakukan sejak awal melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Di setiap kabupaten, Wakapolres bersama kepala daerah turun langsung menyampaikan imbauan kepada warga agar menghindari lokasi yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.
Meski demikian, Kapolda mengakui masih ada warga yang menjadi korban akibat konflik. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah informasi peringatan yang belum menjangkau seluruh masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pedalaman.
“Sejak awal kami bersama pemerintah daerah sudah mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati daerah rawan. Namun masih ada warga yang belum menerima informasi tersebut sehingga tetap berada di lokasi yang berisiko,” ujar Jeremias usai membuka Kapolda Cup IV, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan akses komunikasi menjadi tantangan dalam penyebaran informasi. Di sejumlah daerah, masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses internet maupun menggunakan media digital seperti WhatsApp atau media sosial yang umumnya dimanfaatkan untuk penyampaian informasi secara cepat.
Kondisi tersebut masih ditemui di beberapa wilayah dengan tingkat kerawanan relatif tinggi, di antaranya Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, dan Dogiyai.
Untuk itu, Polda Papua Tengah akan terus mengoptimalkan pendekatan langsung melalui personel di lapangan. Selain menyampaikan edukasi dan imbauan secara berkesinambungan, polisi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Kapolda menambahkan, patroli keamanan akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya.
Ia juga mengajak masyarakat agar selalu mematuhi imbauan aparat dan segera menghindari wilayah yang berpotensi terjadi konflik demi menjaga keselamatan diri dan keluarga.
























