Polres Mimika bergerak cepat merespon aksi saling serang antar pelajar yang terjadi di depan SMK Petra, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 11.48 WIT.
Peristiwa tersebut melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah, di antaranya SMK Petra dan SMK Negeri 1 Mimika, serta diduga turut melibatkan siswa dari sekolah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para pelajar terlibat aksi saling melempar batu dan menggunakan panah wayer yang mengakibatkan gangguan keamanan di sekitar lokasi.
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menindaklanjuti laporan masyarakat , Tim Respon Polres Mimika yang dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Mimika IPTU Reky bersama satu regu personel Sat Samapta dan satu personel Sat Intelkam segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pembubaran massa pelajar.
“Dalam penanganan tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang pelajar yang diduga terlibat dalam aksi saling serang dan selanjutnya dibawa ke Polsek Mimika Baru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”katanya.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 buah panah wayer, enam unit telepon genggam berbagai merek, serta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh para pelajar saat berada di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil Toyota Rush warna putih milik warga mengalami kerusakan pada bagian kaca belakang yang pecah akibat lemparan batu.
“Berdasarkan keterangan awal para pelajar yang diamankan, mereka mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula terjadinya aksi saling serang tersebut dan hanya ikut terlibat setelah melihat keributan di lokasi,”ujarnya.
Saat ini situasi di lokasi kejadian telah kembali aman dan kondusif setelah aparat kepolisian melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara serta memberikan imbauan kepada para pelajar untuk tidak melakukan aksi serupa.
























